Reporter: Pulina Nityakanti | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) mencatatkan pendapatan prapenjualan alias marketing sales sebesar Rp 1,875 triliun sepanjang tahun 2025.
“Marketing sales MTLA 2025 sebesar Rp1,875 triliun, dengan kontribusi lebih dari 70% berasal dari pre sales penjualan residensial,” kata Direktur Metropolitan Land Olivia Surodjo kepada Kontan, Rabu (21/1/2026).
Olivia bilang, target marketing sales MTLA di tahun 2026 masih dalam tahap finalisasi dan pembahasan internal.
“Namun, ditargetkan marketing sales meningkat dibandingkan tahun 2025 dengan memaksimalkan kinerja proyek berjalan residensial untuk presales dan proyek komersial untuk recurring income,” ungkapnya.
Baca Juga: Bidik Pertumbuhan Kinerja di 2026, Simak Strategi Sinar Eka Selaras (ERAL)
Di sisi lain, penahan suku bunga Bank Indonesia (BI) tetap di 4,75% menjadi salah satu stimulus bagi kinerja MTLA.
Sebab, suku bunga pinjaman, seperti suku bunga KPR, menjadi terjaga. Sehingga, bisa menarik bagi konsumen yangmembeli rumah dengan pembiayaan melalui KPR.
“Dampak tidak langsung bagi MTLA adalah keputusan pembelian konsumen menjadi lebih cepat, karena mereka memanfaatkan suku bunga rendah dan insentif PPN DTP,” tuturnya.
Mengutip RTI, saham MTLA ditutup menguat 0,79% ke level Rp 635 per saham. Dalam sebulan terakhir, saham MTLA naik 27%. Di mana, sejak awal tahun, saham MTLA tampak naik tipis 0,79%.
Selanjutnya: Penyaluran Bansos Februari 2026: Ini Link Resmi Untuk Cek Penerima Bantuan Sosial
Menarik Dibaca: 11 Tanda Awal Terkena Penyakit Diabetes pada Wanita
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













