kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45946,58   -0,57   -0.06%
  • EMAS969.000 -0,82%
  • RD.SAHAM -1.34%
  • RD.CAMPURAN -0.36%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.03%

Marketing Sales Diramal Tumbuh, Ini Rekomendasi Saham BSDE dari Sucor Sekuritas


Selasa, 19 April 2022 / 17:24 WIB
Marketing Sales Diramal Tumbuh, Ini Rekomendasi Saham BSDE dari Sucor Sekuritas
ILUSTRASI. Pembangunan perumahan di BSD City, Tangerang Selatan, Rabu (5/2). KONTAN/Baihaki


Reporter: Hikma Dirgantara | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Setelah mencatatkan kinerja yang solid sepanjang 2021, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) dinilai akan kembali melanjutkan catatan positif pada tahun ini. 

Sebagai informasi, BSDE berhasil mengantongi pendapatan sebesar Rp 7,66 triliun pada tahun lalu atau naik 23,9% secara year on year. Sementara dari sisi bottom line, emiten properti ini berhasil memperoleh Rp 1,35 triliun, atau naik 378,7% secara yoy.

Pada tahun ini, analis Sucor Sekuritas Benyamin Mikael menilai BSDE masih memiliki outlook yang cerah. Dia meyakini marketing sales anggota kelompok properti Sinar Mas Land bisa mencapai Rp 8,1 triliun atau tumbuh 5,1% secara yoy. 

Angka tersebut di atas target manajemen BSDE yang hanya Rp 7,7 triliun. Ia optimistis marketing sales BSDE bisa melewati target lantaran terdapat 4 katalis utama yang dapat mendongkrak kinerja penjualan BSDE. 

Baca Juga: Intip Rekomendasi Saham Sumber Tani Agung (STAA) dari Samuel Sekuritas Berikut Ini

Pertama, masih berlanjutnya subsidi PPN untuk pembelian rumah, walaupun dari sisi insentif jauh lebih rendah dibanding tahun lalu. Kedua, masih berlakunya program DP 0%, di mana biasanya berlaku 10%. Ketiga, walaupun ada potensi kenaikan suku bunga acuan ke depan, bunga KPR cenderung relatif masih renda dibandingkan level sebelum pandemi Covid-19. Keempat, akan ada pemulihan pada segmen recurring income.

Dia meyakini, keempat katalis tersebut seharusnya bisa menjadi sentimen positif yang akan mendorong marketing sales dan kinerja BSDE secara keseluruhan. 

“Apalagi BSDE saat ini menjadi emiten properti dengan peluncuran proyek terbanyak, dan diekspektasikan akan berlanjut pada paruh kedua tahun ini,” ujar Benyamin ketika dihubungi Kontan.co.id, Selasa (19/4).

Menurut Benyamin, pada kondisi saat ini, pertumbuhan penjualan BSDE akan lebih didorong oleh peluncuran township baru, apalagi dengan tren suku bunga rendah saat ini. Dia menilai, kenaikan harga komoditas kemungkinan besar tidak akan mendorong penjualan secara signifikan. 

Berdasarkan hitungannya, meskipun terjadi commodity bloom dan pemulihan ekonomi, pertumbuhan GDP pada 2022 tidak berbeda jauh dengan 2013-2019 silam ketika terjadi commodity boom.

Baca Juga: Dibayangi Kenaikan Harga Bahan Baku, Simak Rekomendasi Saham Emiten Poultry

Pasalnya, kenaikan upah minimum pada tahun ini cenderung tidak signifikan, yang mana pada akhirnya hanya cukup untuk mengkompensasi kenaikan ASP properti.  “Secara umum, dengan potensi berlanjutnya pertumbuhan penjualan properti di tahun ini, lalu membaiknya outlook segmen recurring income, emiten properti seperti BSDE ini cenderung masih underappreciated,” imbuhnya.

Oleh karena itu, Benyamin saat ini masih mempertahankan rating beli untuk saham BSDE dengan target harga Rp 1.400 per saham.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×