kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45989,59   -6,37   -0.64%
  • EMAS998.000 -0,60%
  • RD.SAHAM -0.07%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.07%

Market Cap BEI Tembus Rp 9.000 Triliun, BBCA dan BBRI Jadi Juara


Jumat, 12 Agustus 2022 / 17:29 WIB
Market Cap BEI Tembus Rp 9.000 Triliun, BBCA dan BBRI Jadi Juara
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan, Inarno Djajadi dalam konferensi pers peringatan 45 tahun diaktifkannya kembali pasar modal Indonesia secara virtual, Rabu (10/8).


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Nilai kapitalisasi pasar alias market capitalization (market cap) Bursa Efek Indonesia (BEI) mampu menembus angka di atas Rp 9.000 triliun. Mulai Januari sampai Juli 2022, market cap PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) konsisten menjadi jawara. 

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Inarno Djajadi menuturkan kinerja pasar modal Indonesia masih mencatatkan pertumbuhan yang positif dan menggembirakan di tengah gejolak pasar yang ada.  

Adapun hingga Jumat (12/8), kapitalisasi pasar BEI telah mencapai Rp 9.334 triliun. Sementara IHSG parkir di level Rp 7.129,27 atau melemah 0,43% dari penutupan perdagangan sebelumnya. 

Baca Juga: Liga Market Cap: Saham ADRO Melejit Masuk Barisan Market Cap Rp 100 Triliun

"Kinerja IHSG serta kapitalisasi pasar di BEI ini juga merupakan yang tertinggi jika dibandingkan dengan negara tetangga, bahkan hampir semua Bursa ASEAN mengalami pertumbuhan negatif," ucap dia. 

Berdasarkan data BEI, saham BBCA menempati posisi pertama dengan market cap sebesar Rp 930,57 triliun pada Januari 2022. Disusul oleh saham BBRI Rp 610,67 triliun, TLKM di Rp 415,07 triliun, BMRI sebesar Rp 345,34 triliun dan ARTO Rp 224,97 triliun.

Pada Februari 2022, market cap BBCA mengembang jadi Rp 982,44 triliun, BBRI naik ke Rp 682,69 triliun, TLKM ke Rp 429,93 triliun, BMRI menjadi Rp 355,74 triliun dan ASII Rp 234,80 triliun.

Di Maret, market cap BBCA yang turun menjadi Rp 973,28 triliun. BBRI naik ke Rp 699,20 triliun, TLKM menuju Rp 453,70 triliun, BMRI menjadi Rp 364,98 triliun dan ASII Rp 266,17 triliun.

Kapitalisasi pasar BBCA masih paling unggul di April yang mencapai Rp 991,59 triliun. Lalu ada BBRI sejumlah Rp 730,71 triliun, TLKM dengan market cap senilai Rp 457,66 triliun, BMRI sebesar Rp 413,49 triliun dan GOTO sejumlah Rp 322,14 triliun. 

Baca Juga: Peta Market Cap Terbesar Berubah, Simak Rekomendasi Saham dari Analis

Kemudian pada Mei komposisi tak berubah. Kapitalisasi pasar BBCA mencapai Rp 945,82 triliun, BBRI Rp 694,70 triliun, TLKM Rp 426,95 triliun dan BMRI Rp 392,70 triliun. Sementara, market cap GOTO Rp 360,04 triliun.

Bulan berikutnya, BBCA masih bertengger di posisi pertama dengan market cap Rp 884,80 triliun. BBRI senilai Rp 622,68 triliun, GOTO Rp 459,53 triliun, TLKM Rp 396,24  triliun dan BMRI Rp 366,13 triliun. 

 

 

Pada Juli, market cap BBCA naik menjadi Rp 897,10 triliun, BBRI naik jadi Rp 654,18 triliun, TLKM mencapai Rp 419,03 triliun, BMRI sebesar Rp 382,30 triliun dan GOTO senilai Rp 350,57 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM) Supply Chain Management Principles (SCMP)

[X]
×