kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.592.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.918   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.094   62,48   1,04%
  • KOMPAS100 785   10,40   1,34%
  • LQ45 602   8,03   1,35%
  • ISSI 213   1,61   0,76%
  • IDX30 334   4,21   1,27%
  • IDXHIDIV20 427   4,86   1,15%
  • IDX80 90   1,14   1,28%
  • IDXV30 117   0,96   0,83%
  • IDXQ30 109   1,31   1,21%

Low Tuck Kwong Jajaki Penjualan BYAN, Wacana Diakusisi Haji Isam Makin Mencuat


Rabu, 26 Agustus 2026 / 14:57 WIB
Low Tuck Kwong Jajaki Penjualan BYAN, Wacana Diakusisi Haji Isam Makin Mencuat
ILUSTRASI. Low Tuck Kwong, pemilik PT Bayan Resources Tbk (BYAN) (Ist/Bayan Resources Tbk)


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Low Tuck Kwong, pemilik PT Bayan Resources Tbk (BYAN) dikabarkan tengah menjajaki penjualan saham mayoritas perusahaan kepada konsorsium yang dipimpin pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam.

Berdasarkan laporan Bloomberg pada Rabu (16/8/2026), pembicaraan tersebut masih berlangsung dan belum ada kepastian transaksi akan terealisasi. Jika tercapai, transaksi ini berpotensi menjadi salah satu kesepakatan terbesar di sektor batu bara Indonesia.

Low Tuck Kwong saat ini memiliki sekitar 40% saham BYAN, sementara 22% saham lainnya dimiliki putrinya. Sejumlah sumber yang mengetahui pembicaraan tersebut menyebut konsorsium calon pembeli dipimpin oleh Haji Isam.

Selain konsorsium tersebut, terdapat pihak lain yang juga disebut menyatakan minat untuk mengakuisisi saham Bayan. Namun, identitas pihak tersebut belum diketahui lantaran pembicaraan masih bersifat privat.

Baca Juga: Rumor Diakuisisi Haji Isam, Ini Tanggapan Resmi Manajemen BYAN

Menurut sumber Bloomberg, harga transaksi berpotensi ditetapkan dengan diskon terhadap harga pasar BYAN saat ini. Hal tersebut antara lain mempertimbangkan terbatasnya jumlah saham Bayan yang beredar di publik atau free float.

Sebenarnya, manajemen BYAN sudah buka suara terkait rumor akuisisi BYAN oleh Haji Isam. Dalam keterbukaan informasi, Sekretaris Perusahaan Bayan Resources Jenny Quantero menyampaikan tidaknya tidak mengetahui adanya rencana akuisisi. 

“Namun pemegang saham pengendali BYAN telah menyampaikan kepada kami bahwa dari waktu ke waktu, sebagai investor mereka dapat saja mempertimbangkan berbagai kesempatan dan peluang untuk memaksimalkan investasi mereka di BYAN,” tulisnya dalam keterbukaan informasi, Selasa (18/8/2026). 

Memang telah berhembus kabar kalau Haji Isam berencana untuk mencaplok 62,2% saham BYAN dengan nilai US$ 5,5 miliar. Ini mencuat setelah Haji Isam bersama Low Tuck Kwong dan Norman Joesoef meninjau area operasional tambang BYAN di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. 

Baca Juga: Ada Rumor Akuisisi Oleh Haji Isam, Begini Respons Bayan Resources (BYAN)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×