kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Lelang SUN kebanjiran peminat


Rabu, 11 September 2013 / 06:34 WIB
ILUSTRASI. Area home office yang diberi pencahayaan optimal dapat berdampak baik pada produktivitas kerja.


Reporter: Dina Farisah | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Lewat Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang (DJPU), pemerintah kemarin menggelar lelang surat utang negara (SUN). Dari target indikatif yang ditetapkan Rp 8 triliun, total penawaran yang masuk mencapai Rp 32,644 triliun. Cuma, total lelang yang dimenangkan oleh  pemerintah sebesar Rp 12 triliun.

Dari lima seri SUN yang ditawarkan, dua seri tenor pendek menjadi incaran investor. Seri SPN03131211 dengan total penawaran Rp 7,83 triliun dimenangkan Rp 1 triliun dengan yield tertimbang 5,54%. Lalu, seri SPN12140911 dengan total penawaran Rp 7,3 triliun dimenangkan Rp 2 triliun dengan yield tertimbang 6,93%.

Pemerintah lebih banyak memenangkan seri panjang. Seri FR0070, misalnya, dimenangkan Rp 3,35 triliun dengan yield tertimbang 8,79%. Seri FR0068 dimenangkan Rp 3,25 triliun dengan yield tertimbang 9,34%.

Head of Debt Research PT Danareksa Sekuritas, Yudistira Slamet menilai, antusiasme investor merefleksikan sentimen positif sudah masuk ke Indonesia. Volatilitas rupiah cenderung mereda beberapa hari terakhir. Harga obligasi juga sudah pada level terendah sehingga menjadi momentum masuk bagi investor.

Ekonom Bank Internasional Indonesia Josua Pardede bilang,  dari sasaran pemilihan seri tenor pendek, ini mengindikasikan masih ada kekhawatiran dalam jangka panjang.  Investor masih mewaspadai tapering off stimulus moneter dari The Fed. "Jika ada pemangkasan,  yield SUN bisa naik lagi," kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×