kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.823   -77,00   -0,46%
  • IDX 7.997   61,42   0,77%
  • KOMPAS100 1.128   10,69   0,96%
  • LQ45 818   2,81   0,34%
  • ISSI 283   4,91   1,77%
  • IDX30 425   -1,04   -0,24%
  • IDXHIDIV20 511   -3,53   -0,69%
  • IDX80 126   0,93   0,74%
  • IDXV30 139   -0,14   -0,10%
  • IDXQ30 138   -0,76   -0,55%

Laju harga minyak kembali tertahan


Kamis, 18 Mei 2017 / 08:52 WIB
Laju harga minyak kembali tertahan


Reporter: Sanny Cicilia | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Harga minyak mentah dunia melemah pada perdagangan pagi ini, Kamis (18/5). Namun, harga minyak masih diperdagangkan di sekitar level tertinggi tiga pekan terakhir. 

Mengutip Bloomberg, harga jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak Juni pukul 8:27 WIB merosot 0,39% menjadi 48,88 per barel. Kemarin harga minyak WTI menyentuh level US$ 49,07 per barel. 

Sedangkan harga minyak Brent untuk pengiriman Juli tertahan di US$ 52,06 per barel, dibanding posisi kembarin US$ 52,21 per barel.

Harga minyak menguat setelah Energy Information Adinistration (EIA) mengumumkan, cadangan minyak AS dalam sepekan hingga 12 Mei turun 1,8 juta barel. Meski begitu, pengurangan tersebut masih di bawah ekspektasi pasar yaitu 2,4 juta barel. 

Harga minyak mentah juga ditenagai langkah Arab Saudi dan Rusia yang ingin memperpanjang pemangkasan produksi minyak hingga Maret 2018. Organization of Oil Exporting Countries (OPEC) dan beberapa produsen minyak besar lainnya akan bertemu di Winna pada 25 Mei mendatang untuk menentukan rencana pemangkasan produksi 1,8 juta barel per hari tersebut. 

Namun, pasar menilai, pasokan minyak saat ini masih terlalu berlimpah. Ketika kartel OPEC mencoba memangkas produksi minyak untuk mengangkat harga, produsen minyak AS memompa lebih banyak. Libya pun mengatakan akan memulai kembali produksinya. 

Jeff Currie, Kepala Riset Komoditas di Goldman Sach pada CNBC memperkirakan, harga minyak akan berada di kisaran US$ 44 dan US$ 55 sampai pasar melihat ada pengurangan nyata dari pasokan minyak dunia.


 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×