kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.522   22,00   0,13%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Laba turun, Bank Mega ogah bagi dividen


Jumat, 28 Maret 2014 / 09:52 WIB
ILUSTRASI. Pemerintah segera menerbutkan Sukuk Negara Tabungan (ST) seri ST009


Reporter: Nina Dwiantika | Editor: Asnil Amri

JAKARTA. Pemegang saham Bank Mega harus gigi jari tahun ini. Pasalnya, PT Bank Mega Tbk (MEGA) tidak membagikan dividen kepada pemegang saham. Sebab, perusahaan mengaku tidak memperoleh untung untuk kinerja tahun 2013 lalu.

Laba bank yang sahamnya banyak dimiliki oleh Chairul Tanjung itu tercatat turun 58,51% menjadi Rp 597 miliar di akhir 2013 dari Rp 1,43 triliun perolehan laba tahun 2012. "Iya, kami tidak membagi dividen kepada pemegang saham," kata Gatot Aris Munandar, Sekretaris Korporasi Bank Mega, kepada KONTAN, kemarin (27/3).

Gatot bilang, perusahaan akan memperkuat modal agar bisa ekspansi untuk jangka panjang. Laba audit perusahaan sebesar Rp 524,8 miliar akan digunakan sebagai laba ditahan dan juga disisihkan sebagai dana cadangan.

Adapun rasio CAR Bank Mega sebesar 15,7% pada akhir Desember 2013, serta pertumbuhan kredit sebesar 11,8% menjadi Rp 30,2 triliun per Desember 2013, dari Rp 27 triliun per Desember 2012.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×