kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Laba Delta Dunia Makmur naik 26,04%


Senin, 26 Maret 2018 / 11:32 WIB
Laba Delta Dunia Makmur naik 26,04%
ILUSTRASI. BUMA, anak usaha PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID)


Reporter: Elisabet Lisa Listiani Putri | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) mencatatkan pendapatan US$ 764,61 juta sepanjang tahun 2017. Pendapatan ini naik 25,09% jika dibandingkan pendapatan Delta Dunia di periode yang sama di sepanjang tahun 2016 yakni sebesar US$ 611 juta.

Kenaikan pendapatan DOID ini dibarengi dengan kenaikan laba perusahaan di sepanjang tahun 2017 menjadi sebesar US$ 46,74 juta atau naik sebesar 26,04% dibandingkan laba perusahaan di sepanjang tahun 2016 yakni sebesar US$ 37,08 juta.

Beban pokok pendapatan masih menjadi beban terbesar perusahaan ini. Di sepanjang tahun 2017, beban pokok pendapatan DOID mencapai US$ 539 juta. Sementara beban usaha perusahaan mencapai US$ US$ 53 juta.

Seluruh pendapatan DOID berasal dari segmen penambahan batubara dan jasa pertambangan. Empat pelanggan dengan penjualan lebih dari 10%, mengontribusi total 92% pendapatan jasa penambangan dan penyewaan alat berat Delta Dunia atau senilai US$ 703 juta.

Keempat pelanggan terbesar Delta Dunia adalah PT Berau Coal sebesar US$ 434 juta atau berkontribusi sebesar 57% dari seluruh pendapatan DOID. PT Sungai Danau Jaya berkontribusi 12% bagi pendapatan Delta Dunia atau setara dengan US$ 93 juta.

Pendapatan DOID dari PT Kideco Jaya Agung mencapai 12% atau setara dengan US$ 91,25 juta. Sementara PT Adaro Indonesia menyumbang pendapatan sebesar US$ 84 juta atau berkontribusi 11% dari seluruh pendapatan perusahaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×