kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Laba Delta Dunia Makmur naik 26,04%


Senin, 26 Maret 2018 / 11:32 WIB
Laba Delta Dunia Makmur naik 26,04%
ILUSTRASI. BUMA, anak usaha PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID)


Reporter: Elisabet Lisa Listiani Putri | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) mencatatkan pendapatan US$ 764,61 juta sepanjang tahun 2017. Pendapatan ini naik 25,09% jika dibandingkan pendapatan Delta Dunia di periode yang sama di sepanjang tahun 2016 yakni sebesar US$ 611 juta.

Kenaikan pendapatan DOID ini dibarengi dengan kenaikan laba perusahaan di sepanjang tahun 2017 menjadi sebesar US$ 46,74 juta atau naik sebesar 26,04% dibandingkan laba perusahaan di sepanjang tahun 2016 yakni sebesar US$ 37,08 juta.

Beban pokok pendapatan masih menjadi beban terbesar perusahaan ini. Di sepanjang tahun 2017, beban pokok pendapatan DOID mencapai US$ 539 juta. Sementara beban usaha perusahaan mencapai US$ US$ 53 juta.

Seluruh pendapatan DOID berasal dari segmen penambahan batubara dan jasa pertambangan. Empat pelanggan dengan penjualan lebih dari 10%, mengontribusi total 92% pendapatan jasa penambangan dan penyewaan alat berat Delta Dunia atau senilai US$ 703 juta.

Keempat pelanggan terbesar Delta Dunia adalah PT Berau Coal sebesar US$ 434 juta atau berkontribusi sebesar 57% dari seluruh pendapatan DOID. PT Sungai Danau Jaya berkontribusi 12% bagi pendapatan Delta Dunia atau setara dengan US$ 93 juta.

Pendapatan DOID dari PT Kideco Jaya Agung mencapai 12% atau setara dengan US$ 91,25 juta. Sementara PT Adaro Indonesia menyumbang pendapatan sebesar US$ 84 juta atau berkontribusi 11% dari seluruh pendapatan perusahaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×