kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Laba Bayan Resources (BYAN) melonjak 47,15% pada 2020


Kamis, 01 April 2021 / 19:23 WIB
Laba Bayan Resources (BYAN) melonjak 47,15% pada 2020
ILUSTRASI. pertambangan?PT Bayan Resources Tbk BYAN


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten pertambangan batubara, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) berhasil menorehkan kinerja positif sepanjang tahun 2020. BYAN melaporkan laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar US$ 328,73 juta. Realisasi ini meningkat 47,15% dari torehan laba bersih tahun sebelumnya yang hanya US$ 223,39 juta.

Alhasil,lLaba bersih per lembar saham yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk BYAN meningkat, dari sebelumnya US$ 0.07 menjadi US$ 0,10.

Kenaikan laba bersih ini juga dibarengi dengan kenaikan top line. Emiten tambang batubara milik konglomerat Low Tuck Kwong ini membukukan pendapatan senilai US$ 1,395 miliar, naik tipis 0,25% dari realisasi pendapatan tahun 2019 yakni US$ 1,391 miliar.

Secara geografis, penjualan BYAN didominiasi oleh penjualan ekspor oleh pihak berelasi, yakni mencapai US$ 1,21 miliar. Sementara pendapatan dari penjualan domestik baik kepada pihak berelasi maupun pihak ketiga hanya sebesar US$ 171,67 juta.

Baca Juga: PT Bayan Resources Tbk (BYAN) Mengalokasikan Anggaran Hingga US$ 190 Juta

Namun, BYAN tercatat mengalami kenaikan di sejumlah bebannya. Beban pokok pendapatan misalnya, naik 3,32% menjadi US$ 932,24 juta. Beban penjualan terpantau naik tipis 0,26% menjadi US$ 146,71 juta.

Beban umum dan administrasi juga mengalami kenaikan sebesar 17,3%, dari US$ 26,49 juta menjadi US$ 31,07 juta. Beban keuangan BYAN juga mengalami kenaikan yang signifikan, dari sebelumnya hanya US$ 9,5 juta menjadi US$ 35,95 juta.

Namun, BYAN mencatatkan pemulihan penurunan nilai properti pertambangan, bersih senilai US$ 165,86 juta. BYAN juga mencatatkan pendapatan lain-lain netto senilai US$ 6,7 juta dari sebelumnya mencatatkan beban lain-lain  senilai US$ 340.928.

Per 31 Desember 2020, jumlah aset BYAN sebesar US$ 1,62 miliar, yang terdiri atas liabilitas senilai US$ 758,17 juta dan ekuitas senilai US$ 861,55 juta. Posisi kas dan setara kas BYAN per 31 Desember 2020 sebesar US$ 383,81, melonjak dari posisi tahun sebelumnya yang hanya US$ 174,48 juta.

Selanjutnya: Muncul Aturan Baru, OJK Memperketat Pengawasan Terhadap Perusahaan Multifinance

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×