kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Kurs rupiah berpotensi menguat seiring pelemahan data ekonomi AS


Jumat, 24 Mei 2019 / 10:31 WIB


Reporter: Dimas Andi | Editor: Azis Husaini

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Kurs rupiah terhadap dollar AS diperkirakan akan mengalami penguatan pada perdagangan Jumat (24/5). Hal ini dipicu oleh pelemahan indeks dollar AS seiring hasil data ekonomi negeri Paman Sam yang negatif.

Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia Ahmad Mikail memproyeksikan indek dollar AS turun di kisaran 97,8—97,9. Kurs dollar AS pun berpotensi melemah terhadap sejumlah mata uang utama dunia seperti euro dan yen.

“Indeks dollar AS gagal bertahan di atas level 98 setelah data Purchasing Manager Index (PMI) AS di bulan Mei mengalami pelemahan,” ungkapnya dalam riset harian yang diterima Kontan.co.id.

Tercatat, data PMI composite AS hanya mencapai level 50,9 di bulan Mei atau lebih rendah ketimbang bulan sebelumnya di level 53. Pelemahan tersebut semakin meningkatkan kekhawatiran pelaku pasar bahwa ekonomi AS akan melambat di triwulan kedua 2019.

Sementara itu, tensi perang dagang semakin memanas setelah Kementerian Perdagangan China mengeluarkan pernyataan kontroversial, yakni pembicaraan mengenai perdagangan dengan AS hanya dapat berlanjut jika AS mengubah kebijakannya yang salah selama ini.

Seiring pelemahan indeks dollar AS ditambah faktor perkembangan perang dagang, Mikail memprediksi rupiah akan menguat di kisaran Rp 14.460—Rp 14.480 per dollar AS pada hari ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×