kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Kurangi Obat Generik, KAEF Andalkan Obat Bermerek


Jumat, 13 November 2009 / 17:12 WIB


Reporter: Veby Mega | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Terhitung tahun 2010 mendatang, PT Kimia Farma Tbk (KAEF) bakal mengurangi produk obat generik.

Selanjutnya, perusahaan farmasi plat merah ini akan berkonsentrasi untuk menggenjot laba dari obat bermerek, khususnya obat kanker, HiV Aids, vitamin, obat TBC, dan obat malaria bermerek.

KAEF pun mulai menggenjot produksi obat bermerek hingga 45 % sejak tahun ini. Mereka akan menaikkan produksi obat tersebut hingga 40% pada tahun depan.

Presiden Direktur KAEF Syamsul Arifin mengatakan, peralihan bisnis ini dikarenakan margin obat generik sangat kecil. Selama ini, batas margin obat generik yang ditetapkan pemerintah sebesar 30% kerap tersandung oleh biaya distribusi yang besar.

Maklum, distribusi di daerah Jawa memakan biaya 15%-20%. Sementara untuk Papua, distribusi memakan obat memakan biaya setidaknya 25%-30%. “Jadi tidak mungkin untung. Apa obatnya disuruh jalan sendiri kesana?,” kata Syamsul.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×