kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.669.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Konflik Libya kian sengit, harga emas kembali mendekati harga rekor!


Senin, 07 Maret 2011 / 09:09 WIB
Konflik Libya kian sengit, harga emas kembali mendekati harga rekor!
ILUSTRASI. Bunga Echinacea angustifolia yang tetap terjaga kelestariannya berkat kebakaran


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SINGAPURA. Kontrak harga emas kembali menanjak naik mendekati harga rekor. Konflik di Timur Tengah yang kian sengit membuat harga komoditas seperti minyak dan emas kembali melonjak.

Pada pukul 08.15 waktu Singapura, kontrak harga emas pengantaran cepat naik 0,3% menjadi US$ 1.435,78 per troy ounce. Pada 2 Maret lalu, harga emas menorehkan rekor tertinggi di level US$ 1.440,32 per troy ounce.

Sementara itu, kontrak harga emas untuk pengantaran April di New York naik 0,5% menjadi US$ 1.436. Sedangkan harga minyak kembali ditransaksikan mendekati level tertinggi dalam 29 bulan terakhir.

"Menanjaknya harga minyak serta bentrokan yang kian sengit di Libya dan Timur Tengah kembali membuat emas diburu investor sebagai aset investasi teraman," jelas Market Pervan, analis ANZ Banking Group Ltd.

Tahun lalu, harga emas menanjak 30% seiring kecemasan mengenai inflasi. Di Asia, pemerintah di sejumlah negara mulai dari China hingga Indonesia, sudah menaikkan suku bunga acuannya untuk menahan laju inflasi.

Minggu ini, 15 dari 17 trader atau 88% yang disurvei Bloomberg memprediksi harga emas akan naik. Sementara dua lainnya memprediksikan penurunan harga emas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×