kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -20.000   -0,77%
  • USD/IDR 17.909   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.926   -10,17   -0,17%
  • KOMPAS100 765   -0,18   -0,02%
  • LQ45 589   -1,71   -0,29%
  • ISSI 206   -0,73   -0,35%
  • IDX30 328   -1,45   -0,44%
  • IDXHIDIV20 422   -0,98   -0,23%
  • IDX80 87   -0,08   -0,10%
  • IDXV30 116   -0,04   -0,04%
  • IDXQ30 108   -0,46   -0,42%

Komoditas lain anjlok, harga emas terus cetak rekor baru


Senin, 25 Juli 2011 / 10:01 WIB
ILUSTRASI. Japfa Comfeed (JPFA) bikin bisnis pembiakan indukan udang tapi bisnis ayam masih akan terkendala. Foto: KONTAN/Elisabeth Adventa Previtapuri


Reporter: , | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

SINGAPURA. Kontrak harga emas dunia terus mencetak rekor baru. Penyebabnya, belum ada kemajuan berarti mengenai nasib batasan utang AS. Kondisi ini memicu kecemasan kalau AS akan mengalami default.

Pada pukul 10.21 waktu Singapura, kontrak harga emas untuk pengantaran cepat naik 1,4% menjadi US$ 1.624,07 per troy ounce di Comex New York.

Berbeda dengan emas, harga baja, minyak, dan biji-bijian malah melorot. Harga baja di London Metal-Exchange turun 0,4% menjadi US$ 9.636 per metrik ton. Sedangkan kontrak harga minyak untuk pengantaran September turun 1% menjadi US$ 98,86 per barel di New York Mercantile Exchange.

"Kami melihat adanya resiko klasik yang terjadi di pasar, sehingga ada aksi jual atas komoditas. Hal ini tidak berlaku untuk emas," jelas Paul Deane, ekonom Australia and New Zealand Banking Group Ltd di Melbourne.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN10.10
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×