kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Kinerja reksadana Indosterling Ekuitas Likuid Plus melejit berkat saham small caps


Senin, 05 Agustus 2019 / 20:03 WIB
Kinerja reksadana Indosterling Ekuitas Likuid Plus melejit berkat saham small caps

Reporter: Danielisa Putriadita | Editor: Herlina Kartika

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sepanjang Juli 2019 produk reksadana Indosterling Ekuitas Likuid Plus milik Indosterling Aset Manajemen berhasil menorehkan kinerja tinggi dan memperoleh posisi empat teratas dari daftar kinerja reksadana saham berkat koleksi saham small cap. 

Berdasarkan data Infovesta Utama, reksadana tersebut tumbuh 5,50% secara month on month (mom) di Juli 2019. 

Fitzgerald Stevan Purba. Direktur Indosterling Aset Manajemen mengatakan selama Juli 2019 ia fokus pada saham small caps yang memiliki potensi untuk melebihi kinerja pasar. 

Baca Juga: Reksadana IndoSterling pasar uang bantu donasi pada tiga yayasan sosial ini

Strategi market timing juga dilakukan guna mengantisipasi pegerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terbatas di level 6.400. 

Proses screening dan weighting strategi juga diterapkan guna mengantisipasi pasar. Fitzgerald mengatakan proses screening dilakukan pada saham likuid dan proses seleksi selanjutnya dilakukan dengan mempertimbangkan kinerja keuangan, kondisi neraca perusahaan, dan kinerja relatif terhadap benchmarks. 

"Tidak ada satu sektor dominan yang bisa memberikan return dalam portofolio kami, hanya individual saham saja yang memberikan return di atas market," kata Fitzgerald, Senin (5/8). 

Di tengah kondisi moneter dunia yang kembali ke era quantitative easing, secara fundamental Fitzgerald belum akan mengubah strategi portofolio pada reksadananya. Ke depan, Fitzgerald bilang masih akan fokus pada trading range bound yang mengakumulasi beli saat terjadi pelemahan harga saham dan melakukan profit taking saat terkena upper range.

Baca Juga: IndoSterling Aset Manajemen luncurkan dua produk reksadana perdana

"Kami masih melihat return reksadana tahun ini cenderung konservatif dan kemungkinan di bawah performance pasar obligasi, mengingat tren suku bunga yang potensial turun," kata Fitzgerald. 


Tag


TERBARU

Close [X]
×