kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.000   -49,00   -0,29%
  • IDX 7.184   136,22   1,93%
  • KOMPAS100 993   21,00   2,16%
  • LQ45 727   10,98   1,53%
  • ISSI 257   5,98   2,38%
  • IDX30 393   4,71   1,21%
  • IDXHIDIV20 487   -0,17   -0,03%
  • IDX80 112   2,02   1,84%
  • IDXV30 135   -0,77   -0,57%
  • IDXQ30 128   1,38   1,08%

Kinerja membaik, saham BUMI belum layak lirik untuk jangka panjang


Selasa, 02 Oktober 2018 / 21:37 WIB
ILUSTRASI. Bumi Resources


Reporter: Intan Nirmala Sari | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) melaporkan adanya perbaikan penjualan batubara sepanjang September 2018. Bahkan, harga batubara diyakini bakal terus di atas level US$ 100 per ton hingga 12 bulan ke depan.

Head of Investment Research Infovesta Wawan Hendrayana mengatakan, meskipun harga minyak dan harga batubara berpotensi tinggi ke depan, saham BUMI belum layak dikoleksi untuk jangka panjang.

Menurutnya, ketika kinerja sektor mengalami perbaikan, belum tentu akan diikuti dengan kinerja emiten yang positif pula. Ini berlaku untuk kondisi saham BUMI. Meskipun sektornya menguat, kualitas kinerja emiten itu masih perlu dipertimbangkan.

"Sebelum laporan keuangan BUMI seperti ADRO maupun ITMG, kalau buat (investasi) long term agak susah," kata Wawan.

Meskipun harga minyak dan batubara membaik, saham BUMI belum cukup prospektif untuk dilirik jangka panjang. Kecuali, jika harga batubara bisa terus bertahan di level tinggi hingga tiga tahun sampai empat tahun ke depan.

"Saat kondisi tersebut, BUMI punya potensi kembali seperti masa kejayaan di 2011 atau 2012 dimana harganya bisa mencapai Rp 8.000 per lembar saham," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×