kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.077   77,00   0,43%
  • IDX 5.840   -101,28   -1,70%
  • KOMPAS100 772   -13,86   -1,76%
  • LQ45 581   -8,07   -1,37%
  • ISSI 203   -2,64   -1,28%
  • IDX30 329   -5,24   -1,57%
  • IDXHIDIV20 407   -5,51   -1,34%
  • IDX80 87   -1,44   -1,63%
  • IDXV30 111   -2,14   -1,88%
  • IDXQ30 106   -1,74   -1,61%

Kinerja Bayan Resources (BYAN) di 2019 lesu, laba bersih susut 55,36%


Kamis, 02 April 2020 / 12:11 WIB
Kinerja Bayan Resources (BYAN) di 2019 lesu, laba bersih susut 55,36%
ILUSTRASI. Ilustrasi pertambangan PT Bayan Resources Tbk BYAN


Reporter: Dimas Andi | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan tambang batubara PT Bayan Resources Tbk mencatatkan kinerja keuangan yang kurang impresif sepanjang tahun lalu.

Berdasarkan laporan keuangan tahunan 2019, laba bersih perusahaan ini anjlok 55,36% (yoy) menjadi US$ 223,39 juta. Di tahun 2018 lalu, emiten berkode BYAN ini berhasil mencetak laba bersih sebesar US$ 500,43 juta.

Setali tiga uang, pendapatan BYAN juga merosot 16,76% (yoy) menjadi US$ 1,39 miliar di tahun 2019. Padahal, di tahun sebelumnya perusahaan ini bisa meraup pendapatan sebesar US$ 1,67 miliar.

Penurunan pendapatan BYAN disinyalir akibat kenaikan beban pokok penjualan perusahaan sebesar 8,73% (yoy) menjadi US% 902,22 juta. Setahun sebelumnya, beban pokok penjualan BYAN berada di level US$ 829,78 juta.

Baca Juga: Dampak corona, Bayan Resources (BYAN) hentikan sementara kegiatan tiga anak usaha

BYAN juga mencatatkan kenaikan beban penjualan sebesar 16,13% (yoy) dari US$ 125,99 juta di tahun 2018 menjadi US$ 146,32 juta di tahun 2019.

Jika ditelusuri, pendapatan BYAN dari segmen bisnis batubara turun 16,96% (yoy) menjadi US$ 1,39 miliar pada tahun 2019. Pada tahun sebelumnya, bisnis batubara BYAN menghasilkan pendapatan sebesar US$ 1,65 miliar.

Pendapatan BYAN dari segmen bisnis non batubara juga turun 39,45% (yoy) menjadi US$ 12,57 juta di tahun kemarin. Sebelumnya, pendapatan BYAN dari segmen tersebut mencapai US$ 20,76 juta.

Sementara itu, BYAN berhasil mencatatkan kenaikan aset sebesar 10,43% (yoy) dari US$ 1,15 miliar di tahun 2018 menjadi US$ 1,27 miliar di tahun 2019.

Jika dirinci, tahun lalu aset lancar BYAN berjumlah US$ 519,57 juta sedangkan aset tidak lancar perusahaan ini mencapai US$ 758,46 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×