CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.601.000   -9.000   -0,34%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Kinerja Adi Sarana Armada (ASSA) Dibayangi Tekanan Kenaikan Harga BBM


Senin, 05 September 2022 / 19:08 WIB
ILUSTRASI. Kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) berpotensi menghantui kinerja para emiten transportasi dan logistik.


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) berpotensi menghantui kinerja para emiten transportasi dan logistik. Salah satu emiten yang bakal terdampak ada PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA). 

Deputy Head of Research Sucor Sekuritas Paulus Jimmy mengatakan, kenaikan BBM ini akan berdampak negatif bagi ASSA. Namun perlu diingat bahwa ini bukan sentimen yang spesifik hanya terhadap ASSA, tetapi semua pemain dari industri transportasi dan logistik. 

Meski begitu, anak usaha ASSA, PT Tri Adi Bersama alias Anteraja diperkirakan masih berpotensi berkontribusi besar terhadap pendapatan perseroan dibanding anak usaha lainnya, seperti PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC). 

Baca Juga: Kinerja Pendapatan Emiten Jasa Kurir Tumbuh pada Paruh Pertama 2022

"Momentum kinerja ASSA akan banyak ditentukan terutama dari keberhasilan perusahaan dalam membukukan operating profit di Anteraja, serta peningkatan kinerja dari bisnis lain seperti autopedia," jelas Paulus kepada Kontan.co.id, Senin (5/9). 

Senada, Junior Research Associate Henan Putihrai Sekuritas Ezaridho Ibnutama menilai dengan naiknya harga BBM dan wacana kenaikan tarif ojek online sehingga menekan daya beli masyarakat untuk membeli paket. 

Pada periode Juni sampai Juli 2022, pengiriman paket online Anteraja mengalami turun Kuartal II-2022. Namun dia mencermati secara historis pengiriman ini bakal tumbuh di semester kedua ini mulai dari 22 Agustus. 

"Kami mempertahankan ASSA dengan peringkat beli pada target harga Rp 2.000 atau lebih rendah dari sebelumnya di Rp 2.640 karena penurunan kinerja kuartalan," imbuh dia. 

 

Sementara, Paulus menjelaskan untuk jangka pendek alias trading investor atau pelaku pasar untuk entry. Sebaliknya, untuk investasi jangka menengah hingga panjang, dia menyarankan untuk wait and see sambil menunggu laporan kinerja ASSA di kuartal III-2022. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×