kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.003   40,00   0,22%
  • IDX 5.761   65,50   1,15%
  • KOMPAS100 747   12,04   1,64%
  • LQ45 566   8,94   1,61%
  • ISSI 200   1,69   0,85%
  • IDX30 321   4,94   1,56%
  • IDXHIDIV20 394   5,63   1,45%
  • IDX80 85   1,32   1,58%
  • IDXV30 107   1,08   1,02%
  • IDXQ30 103   1,41   1,39%

Khawatir konsumsi China menurun, harga tembaga mulai surut


Selasa, 01 Maret 2011 / 11:49 WIB
ILUSTRASI. Jajaran direksi PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) saat perdagangan perdana saham TRIN di Bursa Efek Indonesia, Jakarta (15/1). KONTAN/Benedicta Prima


Reporter: Edy Can, Bloomberg | Editor: Edy Can

BEIJING. Harga tembaga di bursa London dan New York turun setelah empat hari berturut-turut naik. Penurunan harga ini karena kekhawatiran terhadap China, sebagai konsumen tembaga terbesar akan menunda pembelian.

Di London Metal Exchange, harga tembaga untuk kontrak tiga bulan melemah 0,9% menjadi US$ 9.795 per ton. Di New York, harga tembaga tergelincir 0,8% menjadi US$ 4,4595 per pound.

Sementara di Singapura, harganya pada pukul 12.07 waktu setempat diperdagangkan sebesar US$ 9.825, 25 per ton.

Penurunan harga tembaga ini terjadi setelah industri manufaktur China tumbuh rendah dalam enam bulan di Februari lalu. Ini terjadi setelah pemerintah China mengumumkan menahan laju pertumbuhan ekonominya tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×