kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kenaikan IHSG menciut di hari ketiga


Rabu, 11 April 2018 / 12:18 WIB
ILUSTRASI. Bursa Efek Indonesia


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri sesi I perdagangan hari ini di zona hijau. Rabu (11/4) siang, IHSG menguat 0,51% atau 32,10 poin ke level 6.357,92.

Delapan sektor menopang kenaikan IHSG hingga siang ini. Sektor aneka industri mencetak kenaikan tertinggi, sebesar 1,12% disusul sektor keuangan yang menguat 1,02%. Sektor industri dasar pun menanjak 0,63%.

Masih ada dua sektor yang bergerak di zona merah, yakni sektor perkebunan 0,47% dan sektor barang konsumer 0,06%.

Total volume perdagangan hingga siang ini mencapai 5,25 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 3,83 triliun. Kenaikan harga terjadi pada 189 saham. Tapi, masih ada 154 saham yang melemah hingga akhir sesi I ini. Sedangkan 114 saham bergerak mendatar.

Berikut top gainers pada LQ45:

  • PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) 5,34%
  • PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) 3,11%
  • PT PP Tbk (PTPP) 2,53%

Sedangkan top losers LQ45 terdiri dari:

  • PT Global Mediacom Tbk (BMTR) -3,20%
  • PT United Tractors Tbk (UNTR) -1,96%
  • PT Waskita Karya Tbk (WSKT) -1,57%

Investor asing mencatatkan pembelian bersih Rp 95,58 miliar di seluruh pasar. Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 60,8 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 44,1 miliar, dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp 40,7 miliar.

Sedangkan penjualan bersih terbesar asing tampak pada saham-saham PT Gihon Telekomunikasi Indonesia Tbk (GHON) Rp 26,9 miliar, UNTR Rp 22,9 miliar, dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp 18,1 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×