kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Kelebihan beban, Garuda tekor Rp 185 miliar


Jumat, 29 Juli 2011 / 10:33 WIB
ILUSTRASI. Kurs dollar-rupiah di BRI hari ini Senin 19 Oktober, cek sebelum tukar valas. KONTAN/Cheppy A. Muchlis/17/10/2017


Reporter: Edy Can | Editor: Edy Can

JAKARTA. Kinerja PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) pada semester pertama tahun ini menukik. Dalam laporan keuangannya, maskapai nasional ini mencatat kerugian bersih sekitar Rp 185 miliar.

Kinerja Garuda ini sangat jauh berbeda bila dibandingkan semester pertama 2010 lalu. Ketika itu, perusahaan penerbangan yang baru dilanda aksi mogok para pilot ini mencetak laba bersih sekitar Rp 60,61 miliar. Ini artinya, laba bersih Garuda anjlok sebesar 205,2%.

Sejatinya, pada enam bulan pertama tahun ini, pendapatan usaha Garuda tidaklah terlalu buruk. Garuda berhasil memperoleh pendapatan sekitar Rp 11,21 triliun atau naik 44,64% ketimbang periode yang sama tahun lalu.

Namun, besarnya pendapatan Garuda juga ternyata membuat beban usaha juga membengkak. Selama Januari hingga Juni lalu, beban usaha Garuda mencapai Rp 11,55 triliun. Ini artinya besar pasak daripada tiang.

Beban usaha terbesar masih dari operasional penerbangan. Porsinya mencapai 54,7% dari total beban usaha Garuda.

Hingga pukul 10.32 WIB, harga saham GIAA sudah anjlok sebesar 1,92% dilevel Rp 510 per saham.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×