Reporter: Issa Almawadi |
JAKARTA. Lantaran kasnya masih lancar, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) belum berencana untuk kembali menerbitkan obligasi dalam waktu dekat ini. Padahal, perusahaan properti grup Sinar Mas ini masih mengantongi izin penerbitan obligasi senilai Rp 2 triliun.
Menurut Direktur sekaligus Sekretaris Perusahaan BSDE, Hermawan Widjaja, pihaknya memang belum melihat adanya kebutuhan untuk menerbitkan kembali obligasi. "Apalagi, kas internal kami masih dibilang cukup untuk kebutuhan tahun ini," tutur Hermawan di Jakarta, akhir pekan lalu.
Hermawan menjelaskan, pihaknya memang mengantongi izin untuk menerbitkan obligasi berkelanjutan dalam 2 tahun senilai Rp 3 triliun. Pada pertengahan tahun lalu, BSDE telah mengeluarkan obligasi berkelanjutan tahap I senilai Rp 1 triliun.
Untuk kebutuhan dana tahun ini, BSDE menganggarkan dana belanja modal (capital expenditure/capex) maksimal Rp 3 triliun. "Dana itu sepenuhnya berasal dari kas internal kami," jelas Hermawan.
Hermawan mengungkapkan, penggunaan capex itu akan dialokasikan untuk penambahan lahan baru hingga 1.000 hektare. Saat ini, BSDE sudah memiliki total luas cadangan lahan sebesar 6.000 hektare, 5.000 hektare dari jumlah itu sudah dikuasai BSDE.
Tapi, Hermawan bilang, pihaknya hanya bisa melakukan akuisisi 100 hektare lahan tiap tahun. Tahun ini, BSDE juga optimis bisa meraih kenaikan pendapatan konsolidasi sebesar 20%-25% dari perolehan tahun lalu yang diproyeksikan mencapai Rp 3,5 triliun-Rp 3,7 triliun.
Sementara perolehan laba bersih 2013 diharapkan bisa menyentuh angka Rp 2 triliun, naik 81,8% dibandingkan pencapaian tahun lalu yang diproyeksikan senilai Rp 1,1 triliun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News