kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45854,78   15,16   1.81%
  • EMAS1.355.000 0,44%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Kantongi Restu Buyback Dari RUPS, GOTO Siapkan Dana Rp 3,2 Triliun


Selasa, 11 Juni 2024 / 14:27 WIB
Kantongi Restu Buyback Dari RUPS, GOTO Siapkan Dana Rp 3,2 Triliun
ILUSTRASI. Buyback saham GOTO akan dilakukan dalam waktu paling lama 12 bulan dan akan berakhir pada 11 Juni 2025.


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) telah mengantongi persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan dan Luar Biasa untuk menggelar pembelian kembali saham alias buyback senilai Rp 3,2 triliun. 

Direktur Utama GoTo Patrick Walujo menuturkan seluruh agenda yang diajukan dalam RUPST dan RUPSLB termasuk rencana buyback saham telah disetujui. 

“GOTO telah mencatatkan kemajuan sangat pesat dalam satu tahun terakhir dan berada pada posisi yang semakin kuat untuk mendorong pertumbuhan jangka panjang ,” kata Patrick, Selasa (11/6).

Buyback ini akan dilakukan dalam waktu paling lama 12 bulan setelah tanggal RUPS pada 11 Juni 2024. Artinya, buyback akan berakhir pada 11 Juni 2025. 

GOTO telah menyiapkan anggaran maksimal Rp 3,2 triliun. Ini setara dengan US$ 200 juta, jika menggunakan asumsi kurs di level Rp 16.000 per dolar Amerika Serikat (AS).

Baca Juga: Harga Saham GOTO Anjlok Terus Sejak 29 Mei 2024, Broker Asing Jadi Penjual Terbesar

Manajemen emiten teknologi ini memastikan sumber dana untuk mengeksekusi rencana buyback ini bukan hasil dari penawaran umum maupun dari pinjaman dan/atau utang dalam bentuk apa pun. 

Rencananya, jumlah saham yang akan dibeli kembali  GOTO tidak melebihi 10% saham termasuk saham treasuri. Per 7 Juni 2024, jumlah saham treasuri GOTO mencapai 10,26 miliar saham atau 0,85%. 

Direktur GoTo Pablo Malay menyampaikan pertimbangan utama buyback saham agar GOTO memiliki fleksibilitas dan opsi yang lebih baik dalam pengelola modal dan memaksimalkan imbal hasil.

Dia bilang aksi korporasi ini juga sejalan dengan perbaikan pada tingkat profitabilitas dengan tercapainya EBITDA yang disesuaikan positif pada kuartal IV-2023. 

Adapun pencapaian ini memperkuat posisi GOTO pada jalan yang tepat untuk mencapai target impas balik alias break even di masa mendatang.

“Prioritas kami adalah berinvestasi dengan penuh kehati-hatian pada fundamental dari bisnis seiring dengan meneruskan disiplin biaya,” jelas Pablo dalam keterbukaan informasi.

Selanjutnya: Inilah Formasi CPNS & PPPK 2024, Segera Buat Akun SSCASN di Sscasn.bkn.go.id

Menarik Dibaca: Bagus untuk Mental dan Finansial, Ini 4 Manfaat menjadi Minimalis

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Efficient Transportation Modeling (SCMETM) Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×