kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45845,71   -11,32   -1.32%
  • EMAS943.000 -0,32%
  • RD.SAHAM -0.29%
  • RD.CAMPURAN -0.05%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Kalbe Farma (KLBF) pasarkan obat Fluvir di Indonesia, menggandeng Amarox


Senin, 15 Februari 2021 / 07:30 WIB
Kalbe Farma (KLBF) pasarkan obat Fluvir di Indonesia, menggandeng Amarox
ILUSTRASI. Proses produksi obat di Pabrik PT. Kalbe Farma Tbk (KLBF), Cikarang, Jawa Barat. KONTAN/Baihaki

Reporter: Kenia Intan | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten farmasi PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) bekerjasama dengan PT Amarox Global Pharma (Amarox) memasarkan obat Fluvir (Oseltamivir) di Indonesia.

Kerjasama KLBF dengan anak perusahaan Hetero, suatu perusahaan farmasi generik di India, itu bertujuan meningkatkan akses Fluvir bagi pasien Covid-19 di seluruh Indonesia. 

“Kalbe terus berkomitmen untuk mendukung pemerintah dalam mengatasi pandemi Covid-19. Hal ini selaras dengan misi Kalbe yakni meningkatkan kesehatan untuk kehidupan yang lebih baik,” ujar Marketing Director Pharma PT Kalbe Farma Tbk Ridwan Ong dalam keterangan resmi yang diterima Kontan.co.id, Kamis (11/2). 

Dengan memanfaatkan kemampuan dan infrastruktur pemasaran serta distribusi secara nasional yang dimiliki KLBF, kerjasama tersebut diharapkan mempercepat akses dan ketersediaan obat yang lebih luas untuk terapi Covid-19 pada pasien. 

Baca Juga: Kalbe Farma (KLBF) Genjot Pembangunan Pabrik di Myanmar

Khususnya, pasien dengan gejala ringan di seluruh Indonesia. Saat ini KLBF telah memiliki jaringan yang kuat dengan tenaga kesehatan, rumah sakit, apotek yang dapat digunakan untuk mendukung pemulihan pasien Covid-19.

Asal tahu saja, Fluvir (Oseltamivir) adalah obat anti virus yang termasuk dalam terapi Covid-19. Obat ini diindikasikan untuk terapi pada pasien Covid-19 dengan gejala ringan, terutama dengan dugaan infeksi influenza, berdasarkan Pedoman Tatalaksana Covid-19 di Indonesia edisi terbaru. Untuk penggunaannya untuk pasien Covid-19 harus dengan rekomendasi dokter. 

Obat Fluvir berbentuk kapsul, mengandung zat aktif anti virus Oseltamivir. Oseltamivir bekerja dengan menghambat enzim neuraminidase virus influenza yang berperan dalam melepaskan virus-virus baru hasil replikasi di dalam sel terinfeksi sehingga dapat menginfeksi sel-sel lain.

PT Amarox Pharma Global telah mendapatkan Persetujuan Registrasi atau Nomor Izin Edar (NIE) untuk Fluvir dari BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan) sehingga dapat dipastikan bahwa obat tersebut aman, berkhasiat dan bermutu.

Sekadar informasi, Amarox dan KLBF sebelumnya telah berkolaborasi dalam meluncurkan obat anti virus Covifor (Remdesivir) untuk pengobatan pasien Covid-19 dengan gejala sedang dan berat. Covifor (Remdesivir) direkomendasikan oleh dokter dan telah digunakan di banyak rumah sakit di seluruh Indonesia.

Selanjutnya: UPDATE Vaksinasi Covid-19, Minggu (14/2): Tahap 1 = 1.068.747 dan Tahap 2 = 425.578

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Excel Master Class: Data Analysis & Visualisation Supply Chain Planner Development Program

[X]
×