kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.623.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.069   -42,00   -0,23%
  • IDX 6.224   37,26   0,60%
  • KOMPAS100 816   4,95   0,61%
  • LQ45 621   2,15   0,35%
  • ISSI 215   1,03   0,48%
  • IDX30 349   0,76   0,22%
  • IDXHIDIV20 431   0,82   0,19%
  • IDX80 93   0,44   0,48%
  • IDXV30 118   0,36   0,31%
  • IDXQ30 112   0,14   0,12%

Kalbe Farma (KLBF) menanti skema kerja sama distribusi vaksin


Kamis, 21 Januari 2021 / 07:05 WIB


Reporter: Dityasa H. Forddanta | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) menjadi salah satu pihak yang diajak pemerintah berdiskusi terkait distribusi vaksin Covid-19. Meski begitu, detil kerjasama jika rencana tersebut terealisasi belum terlihat.

"Kami tunggu kesimpulan dari pemerintah," ujar Presiden Direktur KLBF Vidjongtius kepada Kontan.co.id, Rabu (20/1). Dia mengaku, pemerintah sudah menjalin komunikasi terkait distribusi vaksin meski KLBF juga tengah mengembangkan vaksin Covid-19.

Namun, belum ada keputusan final. Meski belum terdapat skema kerja sama, pendistribusian dipastikan melalui PT Enseval Putera Megatrading Tbk (EPMT). "Kami siap berkolaborasi dengan pemerintah," imbuh Vidjongtius.

Baca Juga: Tak hanya Unilever (UNVR), pemerintah juga ajak Kalbe (KLBF) distribusikan vaksin

Enseval merupakan anak usaha KLBF. Perusahaan yang 92% sahamnya dikuasai KLBF tersebut bergerak pada bidang logistik, khususnya produk produk KLBF.

Pendapatan bersih anak usaha KLBF tersebut pada kuartal ketiga tahun lalu naik 2% secara tahunan menjadi Rp 16,87 triliun. Sedangkan laba bersihnya turun 7% menjadi Rp 436,36 miliar.

Baca Juga: Bisa lewat WA, ini cara registrasi vaksinasi Covid-19

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×