kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Jelang pidato Fed, gerak rupiah diprediksi flat


Kamis, 13 September 2012 / 11:19 WIB
ILUSTRASI. Sri Mulyani bolehkan dana keistimewaan DIY digunakan untuk penanganan pandemi


Reporter: Dyah Ayu Kusumaningtyas | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Pergerakan rupiah melemah terhadap dollar AS pagi tadi. Pada pukul 09.57, posisi (USD/IDR) berada di level 9.589 atau terdepresiasi dari posisi penutupan malam tadi di level 9.577.

Meski demikian, sejumlah analis memprediksi, mata uang Garuda tidak akan melemah terhadap dollar AS.

"Hari ini rupiah terhadap dollar akan bergerak flat sebelum pengumuman keputusan The Fed nanti malam," kata Rakhmat Wibisono, Pengamat Pasar Valas kepada KONTAN, Kamis (13/9).

Rakhmat meyakini, dengan terus melemahnya data ekonomi Amerika Serikat (AS), the Fed akan segera merealisasikan program quantitative easing tahap 3 (QE3). "Hal itu akan membuat pelaku pasar enggan memegang dollar AS, dan otomatis menguntungkan mata uang beresiko," jelasnya.

Selain itu, hari ini pasar juga menunggu pengumuman BI rate pada hari ini yang diprediksi masih tetap di level 5,75%. Faktor lain yang turut mempengaruhi rupiah adalah lelang Sertifikat Bank Indonesia (SBI) 9 bulan pada hari ini dengan target dana Rp 20 triliun.

Diharapkan, sentimen domestik tersebut dapat mengangkat rupiah. Sebagai prediksi valas hari ini, Rakhmat menuturkan rupiah terhadap dollar akan bergerak pada kisaran 9.500-9.600.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×