kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.325.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Japfa Comfeed Indonesia (JPFA) Ekspor Perdana ke Brunei


Kamis, 05 Oktober 2023 / 17:47 WIB
Japfa Comfeed Indonesia (JPFA) Ekspor Perdana ke Brunei
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) secara perdana menembus pasar Brunei Darussalam dengan mengirimkan 45.000 butir telur tetas indukan ayam broiler pada Rabu (4/10).


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID. JAKARTA. PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) secara perdana menembus pasar Brunei Darussalam dengan mengirimkan 45.000 butir telur tetas indukan ayam broiler pada Rabu (4/10). 

Secara keseluruhan JPFA akan mengekspor lebih dari 130.000 butir. Nantinya ekspor akan dibagi menjadi tiga tahap pengiriman pada Oktober 2023.

Direktur Japfa Comfeed Indonesia Harwanto menjelaskan telur tetas indukan ayam broiler alias Hatching Egg (HE) fertil yang dikirim bakal ditetapkan di negara tujuan. 

Baca Juga: Harga Broiler Rebound, Kinerja Japfa (JPFA) Diprediksi Membaik Pada Semester II-2023

Dia bilang ini bukan pertama kalinya, JPFA melakukan pengiriman hatching egg ke negara tetangga. Sebelumnya JPFA juga telah mengekspor telur tetas ke Myanmar.

"Ekspor ini merupakan salah satu upaya untuk menjaga keseimbangan populasi ayam broiler di dalam negeri," jelas dia dalam keterangan resmi, Kamis (5/10). 

Asal tahu, sejak dua tahun terakhir, populasi ayam pedaging di Indonesia mengalami peningkatan. Hal ini menyusul tumbuhnya konsumsi masyarakat terhadap daging ayam.

Namun jumlah konsumsi masyarakat Indonesia masih tak sebanding dengan ketersediaan ayam. Hal ini yang menyebabkan ketersediaan ayam mengalami surplus setiap tahun. 

 

Untuk menjaga keseimbangan pasokan, telah diberlakukan pengaturan dan pengendalian produksi Day Old Chick Final Stock (DOC FS) lewat cutting Hatching Egg, afkir dini Parent Stock (PS) hingga ekspor hatching egg. 

Harwanto mengatakan selain sejalan dengan upaya pemerintah dalam tekan keseimbangan pasokan ayam pedaging, ekspor juga upaya JPFA untuk ekspansi. 

"Berikutnya, kami akan mengirimkan telur tetas ke Malaysia. Kami berharap negosiasi antara kedua negara dapat berjalan dengan baik," katanya. 

Selanjutnya: BNI akan Stock Split Jumat (6/10) Besok, Apakah Saham BBNI Layak Dikoleksi?

Menarik Dibaca: 5 Tanda Orang Tua Mengalami Burnout Saat Mengasuh Anak, Apa Saja?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×