kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Jaga angka beban, laba Suryamas Dutamakmur melesat 214% akhir Juni 2018


Selasa, 07 Agustus 2018 / 21:14 WIB
ILUSTRASI. Rancamaya Golf Estate


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Suryamas Dutamakmur Tbk (SMDM) berhasil mencatatkan kinerja positif sepanjang semester I 2018. Pendapatan perusahaan properti ini tumbuh 12,8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Mengutip laporan keuangan semester I 2018 SMDM, Selasa (7/8), perusahaan membukukan pendapatan sebesar Rp 243,5 miliar dari Rp 215,8 miliar pada semester I 2017.

Pendapatan Suryamas Dutamaksmur ini berasal dari penjualan tanah dan rumah sebesar Rp 181,19 miliar, naik 18% yoy. Lalu pendapatan dari operasi golf, country club, hotel dan estat managemen Rp 52,6 miliar, naik 4,4% yoy.

Pendapatan keanggotaan golf Rp 9,42 miliar, turun tipis dari Rp 10,1 miliar pada semester I 2017. Lalu dari pendapatan tiket dan sewa ruang Rp 280,5 juta.

Sementara di sisa lain, beban pokok penjualan Suryamas Dutamakmur tetap stagnan atau hanya naik 0,5% sehingga laba kotor perusahaan tumbuh 26% year on year menjadi Rp 130,3 miliar.

Adapun beban penjualan hanya naik 7,6% menjadi Rp 22,6 miliar, serta beban umum dan administrasi tumbuh 1,7%  menjadi Rp 65,3 miliar. Sedangkan beban keuangan turun 18,3% menjadi 11,1 miliar.

Sejalan dengan kenaikan tipis beban perusahaan ditambah dengan penurunan beban keuangan membuat laba bersih SMDM melonjak 214% menjadi Rp 16,7 miliar dari Rp 5,3 miliar pada semester I 2017.

Total aset SMDM per akhir Juni 2018 tercatat sebesar Rp 3,19 triliun. Ini terdiri dari liabilitas sebesar Rp 666,4 miliar dan ekuitas Rp 2,5 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×