kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.605.000   -35.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.990   19,00   0,11%
  • IDX 6.315   -19,16   -0,30%
  • KOMPAS100 830   -5,48   -0,66%
  • LQ45 627   -5,43   -0,86%
  • ISSI 218   0,30   0,14%
  • IDX30 353   -3,74   -1,05%
  • IDXHIDIV20 435   -6,25   -1,42%
  • IDX80 95   -0,51   -0,53%
  • IDXV30 119   -0,20   -0,17%
  • IDXQ30 113   -1,54   -1,35%

Isu China menjegal langkah bursa Eropa


Jumat, 13 April 2012 / 15:03 WIB
ILUSTRASI. Petugas Kantor BNI Cabang Seoul, Korea Selatan, melayani nasabah pada hari ke 3 setelah lebaran, Jumat (7/6/2019). TRIBUNNEWS/HO


Reporter: Dupla Kartini, Bloomberg | Editor: Dupla Kartini

LONDON. Sentimen negatif dari China turut menggerus bursa saham Eropa. Pada pukul 8.16 di London, Stoxx Europe 600 Index terpangkas 0,3% ke posisi 256,55.

Dengan begitu, bursa Eropa telah mengalami koreksi mingguan untuk pekan yang keempat. Ini merupakan koreksi mingguan terpanjang sejak Agustus lalu.

Sementara itu, indeks Stoxx 50 terpangkas 0,82%, indeks FTSE 100 melemah 0,29%, dan indeks DAX terkoreksi 0,46%.

Pasar saham di Benua Biru tertekan, meski bursa regional mayoritas menghijau pada hari ini. Padahal, kemarin, indeks acuan bursa Eropa berhasil melesat 1,2%, setelah Federal Reserve memberi sinyal suku bunga akan tetap rendah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

Biro statistik China melaporkan, pertumbuhan domestik bruto (PDB) di kuartal pertama naik 8,1%, lebih rendah dari pertumbuhan di kuartal keempat yang mencapai 8,9%. Angka tersebut juga meleset dari survei ekonom yang menduga akan naik sebesar 8,4%.

"Rilis pertumbuhan ekonomi China lebih rendah dari perkiraan. Itu menyebabkan pasar kecewa, sehingga mencari obat penawar," ujar Cameron Peacock, ahli strategi pasar di IG Markets.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×