kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Isu China menjegal langkah bursa Eropa


Jumat, 13 April 2012 / 15:03 WIB
ILUSTRASI. Petugas Kantor BNI Cabang Seoul, Korea Selatan, melayani nasabah pada hari ke 3 setelah lebaran, Jumat (7/6/2019). TRIBUNNEWS/HO


Reporter: Dupla Kartini, | Editor: Dupla Kartini

LONDON. Sentimen negatif dari China turut menggerus bursa saham Eropa. Pada pukul 8.16 di London, Stoxx Europe 600 Index terpangkas 0,3% ke posisi 256,55.

Dengan begitu, bursa Eropa telah mengalami koreksi mingguan untuk pekan yang keempat. Ini merupakan koreksi mingguan terpanjang sejak Agustus lalu.

Sementara itu, indeks Stoxx 50 terpangkas 0,82%, indeks FTSE 100 melemah 0,29%, dan indeks DAX terkoreksi 0,46%.

Pasar saham di Benua Biru tertekan, meski bursa regional mayoritas menghijau pada hari ini. Padahal, kemarin, indeks acuan bursa Eropa berhasil melesat 1,2%, setelah Federal Reserve memberi sinyal suku bunga akan tetap rendah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

Biro statistik China melaporkan, pertumbuhan domestik bruto (PDB) di kuartal pertama naik 8,1%, lebih rendah dari pertumbuhan di kuartal keempat yang mencapai 8,9%. Angka tersebut juga meleset dari survei ekonom yang menduga akan naik sebesar 8,4%.

"Rilis pertumbuhan ekonomi China lebih rendah dari perkiraan. Itu menyebabkan pasar kecewa, sehingga mencari obat penawar," ujar Cameron Peacock, ahli strategi pasar di IG Markets.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

[X]
×