kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Isu BBM naik juga guncang bursa Vietnam


Senin, 17 Juni 2013 / 15:19 WIB
ILUSTRASI. Pokak bisa membantu meredakan asam lambung.


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

HANOI. Rupanya, Indonesia bukan satu-satunya negara di Asia yang mengalami masalah dengan harga bahan bakar minyak. Negara lain yang juga menghadapi masalah serupa adalah Vietnam.

Sama seperti Indonesia, kebijakan BBM di Vietnam menyebabkan pasar saham negara tersebut tergerus pada transaksi hari ini. Asal tahu saja, mengutip situs Bloomberg, pada penutupan pasar hari ini, Ho Chi Minh City Stock Exchange's VN Index turun 2,1% menjadi 498,52. Ini merupakan level terendah sejak 23 Mei lalu.

Pergerakan sejumlah saham turut mempengaruhi bursa Vietnam. Salah satunya adalah saham Dairy Products Joint-Stock Co yang turun 3,7%, terbesar sejak 15 April lalu. Selain itu, penurunan juga dialami oleh PetroVietnam Gas Joint-Stock Co yang turun 3,2%.

Aksi jual yang melanda pasar saham Vietnam dipengaruhi oleh pernyataan Menteri Keuangan Vietnam yang memperbolehkan penjual ritel BBM untuk menaikkan harga. Kondisi tersebut dikhawatirkan akan memacu inflasi.

"Kenaikan harga BBM dan minimnya sentimen menyeret kejatuhan pasar pagi ini. Risiko inflasi masih tetap ada," jelas Nguyen Xuan Phuc, Vietnam's deputy prime minister pada 14 Juni lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×