kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.999   36,00   0,20%
  • IDX 5.750   54,96   0,97%
  • KOMPAS100 746   10,51   1,43%
  • LQ45 565   8,20   1,47%
  • ISSI 200   1,03   0,52%
  • IDX30 320   4,31   1,37%
  • IDXHIDIV20 393   4,41   1,13%
  • IDX80 85   1,07   1,28%
  • IDXV30 107   0,87   0,82%
  • IDXQ30 103   1,13   1,11%

IPO, Duta Intidaya akan bangun 20 gerai Watsons


Selasa, 31 Mei 2016 / 16:31 WIB


Reporter: Narita Indrastiti | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Calon emiten baru di Bursa Efek Indonesia, PT Duta Intidaya memiliki sejumlah agenda ekspansi bisnis tahun ini. Sebagian dana yang diperoleh dari Initial Public Offering (IPO) rencananya akan digunakan perusahaan untuk membangun gerai Watsons. Perseroan menargetkan bisa meraup dana IPO maksimal sebesar Rp 90 miliar. 

Sukarnen Suwanto, Direktur Duta Intidaya mengatakan, perseroan berencana membangun 15 hingga 20 gerai baru di Jawa dan di luar Jawa. Khusus di luar Jawa, perseroan menargetkan bisa membuka sekitar 5 gerai baru.

Dana investasi yang dibutuhkan untuk membuka satu gerai cukup bervariasi, tergantung lokasi dan luas area. "Tetapi rata-rata berkisar Rp 1 miliar per gerai," ujar Sukarnen di Jakarta (31/5).

Ia menjelaskan, dalam lima tahun ke depan, perseroan berupaya untuk konsisten membangun sekitar 15-20 gerai. Per Desember 2016, total gerai Watsons perseroan mencapai 46 gerai. 
"Kami menargetkan pertumbuhan penjualan lebih dari 10% tahun ini," imbuhnya.

Direktur Duta Intidaya, Lilis Mulyawati menambahkan, perseroan sudah mulai masuk pasar e-commerce untuk mendongkrak penjualan. 

"Kami sudah bekerja sama dengan Lazada dan berencana meluncurkan mobile app untuk produk kesehatan dan kecantikan," tandasnya.

Perusahaan yang berdiri sejak tahun 2005 ini masih mencetak kerugian sebesar Rp 26 miliar pada tahun 2015. Namun, pada periode itu, perseroan membukukan pendapatan naik 17,7% menjadi Rp 192 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×