kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

IPO Adhi Persada Gedung bisa mundur


Senin, 17 April 2017 / 10:44 WIB


Reporter: Dityasa H Forddanta | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Rencana initial public offering (IPO) PT Adhi Persada Gedung (APG) bisa mundur. Tapi, mundurnya rencana IPO anak usaha PT Adhi Karya Tbk (ADHI) ini karena penyesuaian waktubukan persoalan teknis.

Selepas semester II 2017 sejumlah anak usaha BUMN berniat IPO. Kebanyakan perusahaan itu dari sektor properti dan infrastruktur. Selain APG, ada rencana IPO WIKA Gedung, WIKA Realty, dan sejumlah perusahaan lain.

Ada kekhawatiran penyerapan dana kurang maksimal jika terlalu banyak suplai saham baru dari sektor sejenis. Belum lagi mempertimbangkan potensi pasar yang ternyata tidak kondusif karena faktor eksternal ke depan. "Jadi, ada kemungkinan kami hold dulu hingga semester pertama tahun depan," kata Haris Gunawan, Direktur Keuangan ADHI, pekan lalu.

Tapi, pelaksanaan IPO yang mundur juga belum final, masih berupa opsi. Sebab, ADHI terus mempersiapkan IPO anak usahanya tersebut.

Haris bilang, dalam waktu dekat, perusahaannya bakal memulai tender menentukan penjamin emisi yang bakal membantu proses IPO APG. Target perolehan dana juga belum berubah, yakni Rp 1,5 triliun hingga Rp 2 triliun. "Persiapannya terus kami lakukan, jadi eksekusinya nanti mudah," ujar Haris.

Sembari menanti proses itu, ADHI bakal membesarkan aset APG terlebih dahulu. Sehingga, valuasinya saat IPO kelak lebih menarik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×