Reporter: Rashif Usman | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan adanya empat saham yang masuk radar Unusual Market Activity (UMA) pada perdagangan Senin (12/1/2025), yakni PT Multikarya Asia Pasifik Raya Tbk (MKAP), PT Kokoh Exa Nusantara Tbk (KOCI), PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA) dan PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA).
BEI menyebut keempat saham tersebut telah mengalami peningkatan harga yang di luar kebiasaan.
BEI pun sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham MKAP, KOCI, PBSA dan KIJA. Oleh karena itu, investor diharapkan untuk memperhatikan jawaban emiten atas permintaan konfirmasi bursa, mencermati kinerja emiten dan keterbukaan informasinya, dan mengkaji kembali rencana aksi korporasi emiten apabila rencana tersebut belum mendapat persetujuan RUPS.
Baca Juga: Rekor, Harga Emas Antam Hari Ini (12/1): Naik Rp 29.000 Jadi Rp 2.631.000 Per Gram
"Pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal," tulis Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Yulianto Aji Sadono dalam pengumuman, Senin (12/1/2026).
Investor juga perlu mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.
Hingga penutupan perdagangan Jumat (9/1/2026) lalu, harga saham MKAP berada di level Rp 590 atau melonjak 24,47% dari perdagangan sebelumnya. Lalu, saham KOCI juga menguat 34,92% ke posisi Rp 170 per saham.
Adapun saham PBSA mengalami penguatan 4,37% ke level Rp 2.150 per saham dan saham KIJA mendaki 13,46% ke posisi Rp 354 per saham.
Selanjutnya: Waspada Hujan! Cek Prakiraan Cuaca Jabodetabek Hari Ini Senin (12/1/2026)
Menarik Dibaca: IHSG Berpeluang Menguat, Simak Rekomendasi Saham MNC Sekuritas untuk Senin (12/1)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













