kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45963,73   -4,04   -0.42%
  • EMAS1.310.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Intip Saham-Saham yang Banyak Dikoleksi Asing pada Perdagangan Akhir Pekan


Minggu, 29 Januari 2023 / 05:05 WIB
Intip Saham-Saham yang Banyak Dikoleksi Asing pada Perdagangan Akhir Pekan


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau pada akhir pekan ini. Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI Business, IHSG naik 34,16 poin atau 0,50% ke level 6.898,98 pada penutupan perdagangan Jumat (27/1).

Sepanjang perdagangan IHSG bergerak di zona hijau dengan rentang terendah 6.887,43 dan tertinggi 6.932,70. Dalam sepekan IHSG tercatat menguat 1,16% dibandingkan pada pekan lalu.

Asing kembali mencatat net buy atau beli bersih jumbo sebesar Rp 918,78 miliar di seluruh pasar. Sebagai perbandingan kemarin, Kamis (26/1), asing juga mencatat net buy sebesar Rp 853,39 miliar di seluruh pasar.

Baca Juga: Asing Net Buy Jumbo Saat IHSG Menguat, Cek Saham-Saham yang Banyak Diborong

Investor asing mencatat net buy atau beli bersih terbesar pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 645,1 miliar. Saham BBCA ditutup naik 2,65% ke Rp 8.700 per saham. Total volume perdagangan saham BBCA mencapai 183,3 juta dengan nilai transaksi Rp 1,6 triliun.

Saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) juga banyak dikoleksi asing Rp 136,9 miliar. Saham BBNI ditutup naik 0,79% ke Rp 9.550 per saham. Total volume perdagangan saham BBNI mencapai 39,7 juta dengan nilai transaksi Rp 379,2 miliar.

 

Baca Juga: BMRI dan BBRI Terbesar, Cermati Saham-Saham yang Banyak Dijual Asing Saat IHSG Naik

Lalu saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) juga banyak diburu asing Rp 85,8 miliar. Saham TLKM ditutup turun 0,25% ke Rp 3.960 per saham. Total volume perdagangan saham TLKM mencapai 85,5 juta dengan nilai transaksi Rp 339,1 miliar.

Berikut 10 saham net buy terbesar asing pada Jumat:

1. BBCA Rp 645,1 miliar
2. BBNI Rp 136,9 miliar
3. TLKM Rp 85,8 miliar
4. GOTO Rp 75,9 miliar
5. MDKA Rp 57,8 miliar
6. ASII Rp 32,5 miliar
7. BUKA Rp 18,5 miliar
8. ADRO Rp 14,5 miliar
9. ITMG Rp 14,0 miliar
10. PTBA Rp 13,2 miliar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×