kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.979   66,00   0,37%
  • IDX 5.719   75,66   1,34%
  • KOMPAS100 740   11,98   1,65%
  • LQ45 560   6,63   1,20%
  • ISSI 199   2,55   1,30%
  • IDX30 317   2,91   0,93%
  • IDXHIDIV20 390   0,94   0,24%
  • IDX80 84   1,16   1,40%
  • IDXV30 107   -0,14   -0,13%
  • IDXQ30 102   0,53   0,52%

Inilah berbagai ancaman terhadap rupiah


Rabu, 31 Agustus 2016 / 06:55 WIB


Reporter: Namira Daufina | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Meski dalam rentang yang kian tipis, pelemahan rupiah berlanjut. Di pasar spot, Selasa (30/8) valuasi rupiah tergelincir tipis 0,01% menjadi Rp 13.268 per dollar AS. Sedangkan di kurs tengah Bank Indonesia (BI) nilai tukar rupiah terangkat 0,11% ke Rp 13.260 per dollar AS.

Analis Pasar Uang Bank Mandiri Reny Eka Putri menuturkan, pergerakan rupiah kemarin (30/8) terhitung flat. Pelemahan masih terasa karena imbas pernyataan Gubernur The Fed Janet Yellen terkait kenaikan suku bunga.

Apalagi menurut Putu Agus Pransuamitra, Research and Analyst PT Monex Investindo Futures, katalis negatif justru datang dari dalam negeri dengan aksi net sell yang tinggi di pasar saham.

“Ini imbas belum terlihatnya penyerapan dana tax amnesty yang sebesar harapan pasar,” ujar Putu.

Putu menduga, Rabu (31/8) rupiah melanjutkan pelemahan. Potensi pelemahan semakin besar, mengingat di akhir bulan permintaan dollar AS domestik cukup tinggi. Untuk itu Reny menduga, rupiah Rabu (31/8) di kisaran Rp 13.230– Rp 13.295 per dollar AS.

Sementara Putu memperkirakan antara Rp 13.200–Rp 13.350 per dollar AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×