kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.325.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Ini Rencana Bisnis Royaltama Mulia Kontraktorindo (RMKO) Usai IPO


Selasa, 25 Juli 2023 / 16:10 WIB
Ini Rencana Bisnis Royaltama Mulia Kontraktorindo (RMKO) Usai IPO
ILUSTRASI. PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO), perusahaan jasa pertambangan dan alat berat afiliasi?PT RMK Energy Tbk (RMKE).


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk (RMKO) akan meraup dana segar hingga Rp 11250 miliar dari gelaran initial public offering (IPO). Perusahaan  yang bergerak di bidang jasa penunjang pertambangan dan jasa penyewaan alat-alat berat ini telah menentukan besaran harga IPO di harga Rp 450.

Ini merupakan batas atas dari harga yang ditawarkan dalam proses bookbuilding, yakni di rentang Rp 350 sampai dengan Rp 450. Dalam aksi korporasi ini, RMKO akan melepas sebanyak-banyaknya 250 juta atau sebanyak-banyaknya 20,00%  dari modal ditempatkan dan disetor setelah IPO.

Melansir prospektus di laman e-IPO, Selasa (25/7), RMKO akan menggunakan seluruh dana hasil IPO untuk modal kerja dalam mendukung kegiatan usaha. Modal kerja ini nantinya berupa pembelian bahan bakar (fuel) untuk kegiatan operasi alat-alat berat, pelumas, pembelian suku cadang (sparepart) alat-alat berat, dan pemeliharaan alat berat, kendaraan dan mesin yang dimiliki oleh RMKO.

Pertimbangan RMKO memakai dana IPO sebagai modal kerja adalah dalam rangka memenuhi target peningkatan ekspansi bisnis dan produksi RMKO, serta memenuhi peningkatan permintaan pelanggan (customer) akan kebutuhan jasa penunjang pertambangan yang merupakan bisnis inti RMKO.

Baca Juga: BI Catat Hingga 25 Juli 2023, Kurs Rupiah Berhasil Menguat 3,63%

Hal ini utamanya atas peningkatan kegiatan produksi RMKO untuk kegiatan penambangan pada Izin Usaha Pertambangan (IUP) milik PT Truba Bara Banyu Enim (TBBE) dan penyelesaian pembangunan hauling road yang saat ini sedang dikerjakan RMKO.

Penyelesaian proyek tersebut akan dapat meningkatkan kinerja RMKO, sehingga manajemen menilai kinerja bisnis dan operasi RMKO dapat terus bertumbuh ke depan.

Direktur Utama Royaltama Mulia Kontraktorindo, Vincent Saputra mengatakan, IPO ini dapat mendukung RMKO untuk meningkatkan layanan jasa penunjang pertambangan dan logistik yang terintegrasi di Sumatra Selatan.

RMKO menjadi pelengkap jasa logistik pada proses hulu yang juga nantinya akan menunjang kegiatan usaha hilir RMKE yang fokus pada jasa logistik batubara. Dengan terintegrasinya jasa logistik hulu ke hilir ini, kinerja grup dapat meningkat secara berkelanjutan.

Baca Juga: IHSG Naik 0,32% ke 6.921 di Sesi I, Selasa (25/7), MEDC, INCO, AKRA Top Gainers LQ45

Vincent menyebut, potensi batubara di Sumatra Selatan masih sangat besar. Apabila infrastruktur di hulu dan hilir sudah terkoneksi dengan baik, serta tersedianya jasa penunjang pertambangan yang profesional, dia optimis dapat meningkatkan kapasitas produksi di Sumatra Selatan.

“Manajemen juga menargetkan RMKO dapat menggarap proyek-proyek non grup yang tidak terbatas di Sumatra Selatan dan terbuka dengan peluang logistik komoditas lain kedepannya”, kata Vincent.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×