kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Ini penyebab reksadana saham minus 0,15%


Rabu, 01 Maret 2017 / 19:31 WIB


Reporter: Maggie Quesada Sukiwan | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Kinerja reksadana saham merosot sepanjang Februari 2017.

Mengacu data Infovesta Utama per Februari 2017, rata-rata return reksadana saham yang tercermin pada Infovesta Equity Fund Index minus 0,15% (MoM).

Senior Research Analyst Pasar Dana Beben Feri Wibowo mengungkapkan, sejatinya indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak 1,75% dari 5.386,69 bulan lalu. Ia menduga, merosotnya rata-rata return reksadana saham dipicu alokasi portofolio pada sektor saham pertanian dan properti.

"Sektor pertanian dan properti bulan Februari 2017 masing - masing minus 5,68% dan 0,86%," ujarnya.

Beben menilai, ada dua faktor yang memperberat laju pasar saham. Pertama, antisipasi kebijakan suku bunga Bank Sentral AS (The Fed) serta realisasi rencana pemerintah AS di bawah kepemimpinan Donald Trump.

Kedua, perkembangan politik Indonesia akibat pemilihan umum kepala daerah pada pertengahan Februari 2017. "Sekaligus membuat investor asing mencatatkan net sell di pasar saham Rp 1,77 triliun (YtD) hingga 28 Februari 2017," imbuhnya.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×