kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.576.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Ini penyebab reksadana saham minus 0,15%


Rabu, 01 Maret 2017 / 19:31 WIB


Reporter: Maggie Quesada Sukiwan | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Kinerja reksadana saham merosot sepanjang Februari 2017.

Mengacu data Infovesta Utama per Februari 2017, rata-rata return reksadana saham yang tercermin pada Infovesta Equity Fund Index minus 0,15% (MoM).

Senior Research Analyst Pasar Dana Beben Feri Wibowo mengungkapkan, sejatinya indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak 1,75% dari 5.386,69 bulan lalu. Ia menduga, merosotnya rata-rata return reksadana saham dipicu alokasi portofolio pada sektor saham pertanian dan properti.

"Sektor pertanian dan properti bulan Februari 2017 masing - masing minus 5,68% dan 0,86%," ujarnya.

Beben menilai, ada dua faktor yang memperberat laju pasar saham. Pertama, antisipasi kebijakan suku bunga Bank Sentral AS (The Fed) serta realisasi rencana pemerintah AS di bawah kepemimpinan Donald Trump.

Kedua, perkembangan politik Indonesia akibat pemilihan umum kepala daerah pada pertengahan Februari 2017. "Sekaligus membuat investor asing mencatatkan net sell di pasar saham Rp 1,77 triliun (YtD) hingga 28 Februari 2017," imbuhnya.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×