kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45697,73   -32,02   -4.39%
  • EMAS946.000 -1,77%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Ingin lunasi utang individual, Hanson International (MYRX) tawarkan dua opsi


Kamis, 20 Februari 2020 / 20:04 WIB
Ingin lunasi utang individual, Hanson International (MYRX) tawarkan dua opsi
ILUSTRASI. Perumahan di Maja sebagai asset settlement Hanson International (MYRX). Opsi yang ditawarkan Hanson International (MYRX) adalah asset settlement dan konversi utang menjadi saham.

Reporter: Nur Qolbi | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pengembang properti PT Hanson International Tbk (MYRX) menawarkan dua opsi penyelesaian utang kepada para kreditur individual atau pemilik short term borrowing. Pertama adalah opsi asset settlement dan yang kedua adalah opsi konversi utang menjadi saham (debt to equity swap).

Dalam surat tanggal 20 Februari 2020 yang ditujukan kepada seluruh kreditur individual, Hanson menyatakan bahwa opsi asset settlement tidak dapat langsung diterima dan dinikmati oleh para pemberi pinjaman. Pasalnya, penyelesaian aset ini memakan waktu minimum dua tahun sampai serah terima.

Baca Juga: Tersangkut saham gorengan, ini cara Kejagung klarifikasi rekening efek yang diblokir

Selain itu, dalam surat Hanson tanggal 19 Februari 2020 (sebelum revisi), opsi asset settlement agak tidak memungkinkan dilakukan karena tanah-tanah yang menjadi aset Hanson masih belum terverifikasi dengan baik dan ada beberapa yang disita oleh Kejaksaan Agung. Harga tanah atau kavling tersebut juga dirasa kurang menguntungkan kreditur.  

Oleh karena itu, Hanson menawarkan opsi lain, yakni konversi utang menjadi saham (debt to equity swap). "Di mana menurut pandangan perseroan, pilihan kedua tersebut ialah opsi yang lebih baik, lebih cepat, dan lebih efisien karena penyelesaian dengan cara tersebut lebih likuid dan dapat diperoleh langsung," tulis MYRX dalam surat yang ditandatangani oleh Direktur dan Sekretaris Perusahaan MYRX Rony Agung Suseno, Kamis (20/2).

Baca Juga: Gagal selesaikan utang dengan aset, MYRX tawarkan debt equity swap

Konversi utang menjadi saham tersebut dapat dilakukan melalui proses penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau biasa dikenal dengan private placement. Meksipun begitu, opsi ini baru bisa dijalankan apabila mendapat persetujuan dari mayoritas kreditur individual. Menurut Hanson opsi kedua ini diperoleh setelah melakukan diskusi dan meminta saran dari berbagai pihak termasuk pihak otoritas.




TERBARU

Close [X]
×