kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.008   -24,00   -0,13%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

Inggris mengancam Iran, harga kontrak emas kembali reli


Jumat, 06 Januari 2012 / 07:03 WIB
ILUSTRASI. Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, menghadiri konferensi pers tentang virus corona (COVID-2019) di Jenewa, Swiss, 24 Februari 2020.


Reporter: Barratut Taqiyyah, Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

NEW YORK. Tadi malam, harga kontrak emas mencatatkan kenaikan. Pada pukul 13.40 waktu New York, harga kontrak emas untuk pengantaran Febuari naik 0,5% menjadi US$ 1.620,10 per troy ounce di Comex, New York.

Sebelumnya, harga kontrak emas sempat turun 0,9% seiring penguatan dollar yang mengikis pesona emas sebagai investasi alternatif.

Lonjakan harga emas terjadi setelah Sekretaris Kementerian Pertahanan Inggris Philip Hammond mengungkapkan, pihaknya kemungkinan akan melakukan aksi militer jika Iran menjalankan ancamannya untuk memblokir selat Hormuz.

"Tindakan apa pun yang dilakukan Iran dalam rangka membalas sanksi atas ekspor minyak adalah ilegas dan tidak akan sukses. Pasukan angkatan laut Inggris akan bergabung dengan aksi apapun agar selat Hormuz tetap dibuka," jelas Hammond di Washington.

Sejumlah analis menilai, ketegangan antara Iran dan dunia Barat akan semakin mendongkrak harga emas. "Iran saat ini sudah menjadi kecemasan utama. Pelaku pasar khawatir mengenai apa yang akan terjadi ke depannya," jelas Michael Smith, the President of T&K Futures and Options di Florida.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×