kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

INDY meraih dividen US$ 161 juta dari Kideco


Rabu, 21 Maret 2012 / 07:40 WIB
INDY meraih dividen US$ 161 juta dari Kideco
ILUSTRASI. Sebuah kapal tongkang pengangkut batubara melintas di Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, Senin (15/2/2021). Kenaikan harga batubara saat ini diprediksi rawan mengalami koreksi tajam.


Reporter: Sandy Baskoro | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. PT Kideco Jaya Agung menyumbangkan keuntungan lumayan besar kepada sang induk, yakni PT Indika Energy Tbk (INDY). Di sepanjang tahun lalu, Kideco mencatatkan laba bersih mencapai US$ 456,1 juta. Sedangkan pendapatannya di periode yang sama senilai US$ 2,3 miliar.

Dengan pencapaian tersebut, manajemen Kideco mengumumkan akan membagikan dividen final kepada para pemegang saham senilai US$ 350 juta setara Rp 3,15 triliun (kurs Rp 9.000 per dollar Amerika Serikat).

Pada November 2011, produsen batubara ini juga telah membagikan dividen interim sebesar US$ 100 juta. Alhasil, Kideco secara total menyumbangkan dividend payout mencapai US$ 450 juta kepada pemegang saham. Jumlah ini setara 98,7% dari total laba bersih 2011 yang mencapai US$ 456,1 juta.

INDY saat ini menguasai 46% saham Kideco. Dengan perhitungan tersebut, maka INDY berhak atas dividen final sebesar US$ 161 juta atau setara Rp 1,45 triliun.

Kideco akan mengucurkan dividen US$ 92 juta kepada INDY pada akhir Maret tahun ini. Adapun sisa dividen senilai US$ 69 juta akan dibagikan pada akhir Juli tahun ini.

Selain Kideco, anak usaha INDY yang berkontribusi lumayan adalah PT Petrosea Tbk (PTRO). Emiten kontraktor pertambangan ini mengantongi laba bersih US$ 52,64 juta, atau tumbuh 24,59% dibandingkan hasil tahun 2010.

Kenaikan laba bersih tersebut seiring dengan pertumbuhan pendapatan PTRO untuk 2011 sebesar 41% year-on-year menjadi US$ 263,77 juta.

Di PTRO, INDY menguasai 69,80% saham setelah belum lama ini berhasil melepas kembali sahamnya alias refloat.

Praktisi pasar modal, Kiswoyo Adi Joe, berpendapat sumbangan Kideco ke INDY berpengaruh positif harga saham. INDY diperkirakan bakal mengucurkan dividen ke pemegang sahamnya. "Tapi hitungannya belum jelas, karena mereka baru dapat dana cash dari hasil refloat saham PTRO," ucap Kiswoyo.

Dus, dia merekomendasikan hold saham INDY dalam jangka pendek, dengan target harga Rp 2.600 per saham hingga Rp 2.700 per saham. Harga saham INDY kemarin tetap di posisi Rp 2.500 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×