kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.772.000   35.000   1,28%
  • USD/IDR 16.957   -16,00   -0,09%
  • IDX 9.010   -124,37   -1,36%
  • KOMPAS100 1.238   -17,33   -1,38%
  • LQ45 871   -12,96   -1,47%
  • ISSI 330   -4,30   -1,29%
  • IDX30 446   -8,42   -1,86%
  • IDXHIDIV20 522   -16,69   -3,10%
  • IDX80 137   -2,04   -1,46%
  • IDXV30 144   -4,36   -2,93%
  • IDXQ30 142   -3,40   -2,34%

Indopora takkan gunakan dana IPO untuk bayar utang


Senin, 16 November 2015 / 20:49 WIB
Indopora takkan gunakan dana IPO untuk bayar utang


Reporter: Widiyanto Purnomo | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Calon emiten PT Indonesia Pondasi Raya (Indopora) memastikan dana yang diraup dari hasil initial public offering (IPO) tidak akan dialokasikan sepeser pun untuk membayar utang perseroan. Untuk diketahui, Indopora berencana melepas sebagian sahamnya ke publik melalui mekanisme IPO pada 9 Desember 2015 mendatang.

Dwijanto, Direktur Keuangan PT Indonesia Pondasi Raya menegaskan dana yang didapat dari hasil IPO sepenuhnya akan digunakan perseroan untuk tujuan ekspansi usaha. "Tidak ada yang digunakan untuk membayar utang," tegas Dwijanto, Direktur Keuangan PT Indonesia Pondasi Raya, dalam acara Public Expose awal, Senin (16/11).

Dana hasil IPO secara rinci akan dilalokasikan sekitar 40% untuk pendanaan belanja modal atau capex tahun 2016. Kemudian, 10% untuk menyuntik modal ke entitas anak PT Rekagunatek Persada, 17,6% untuk pembelian tanah, dan sisanya 32,4% akan digunakan untuk modal kerja perseroan.

Tahun 2016, perusahaan sub kontraktor bidang konstruksi pondasi ini menganggarkan capex sekitar Rp 200 miliar. Dana capex akan digunakan untuk pembelian aset tetap yaitu mesin-mesin untuk pekerjaan pondasi, dinding penahan tanah, perbaikan tanah, pengujian tiang dan alat-alat pendukung kegiatan operasional perseroan.

Sebelumnya, Indopora berencana menerbitkan 303 juta saham ke publik atau sebanyak-banyaknya 15,13% dari modal yang telah ditempatkan disetor penuh
Harga IPO yang ditawarkan perseroan berkisar Rp 1.280 sampai Rp 1.920. Dengan demikian, Indopora berpotensi meraup dana berkisar Rp 387,84 miliar sampai Rp 581,76 miliar dari hajatan ini.

Nantinya, sehabis IPO, Indopora akan menyasar berbagai proyek infrastruktur pemerintah. Adapun, saat ini proyek yang dikerjakan Indopora mayoritas berasal dari proyek swasta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×