kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.013,51   -2,48   -0.24%
  • EMAS932.000 0,22%
  • RD.SAHAM -1.07%
  • RD.CAMPURAN -0.35%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.08%

Indonesian Tobacco (ITIC) Optimistis Mampu Lampaui Target Tahun 2022


Kamis, 04 Agustus 2022 / 15:17 WIB
Indonesian Tobacco (ITIC) Optimistis Mampu Lampaui Target Tahun 2022
ILUSTRASI. Aktivitas pengolahan tembakau oleh PT Indonesian Tobacco Tbk (ITIC).


Reporter: Vina Elvira | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Produsen tembakau iris, PT Indonesian Tobacco Tbk (ITIC) kian optimistis dengan proyeksi kinerja di sisa tahun ini. Hal tersebut salah satunya didorong oleh realisasi kinerja memuaskan yang berhasil dicapai ITIC selama semester pertama 2022.

"Kami cukup optimistis dengan kinerja kami di tahun 2022 ini, dan sampai dengan semester pertama. Kami sudah bisa melebihi target pertumbuhan yang kami tetapkan di awal tahun ini," ungkap Direktur Utama Indonesian Tobacco (ITIC) Djonny Saksono, kepada Kontan.co.id, kemarin.

Sebagai gambaran, di tahun ini perusahaan meyakini dapat mencapai bahkan melampaui target pertumbuhan 15% year on year (yoy) baik dari sisi penjualan maupun laba.

Baca Juga: Laba Indonesian Tobacco (ITIC) Naik 37,91% pada Semester I-2022

Hingga Juni lalu, ITIC tercatat membukukan pertumbuhan penjualan 18,76% menjadi Rp 127,49 miliar. Dari semula Rp 107,35 miliar pada periode semester I-2021.

Peningkatan juga terjadi dari sisi bottom line, laba bersih ITIC mampu tumbuh 37,90% menjadi Rp 8,73 miliar selama periode enam bulan pertama 2022.

Djonny mengungkapkan ada beberapa katalis positif yang mendorong pertumbuhan kinerja tahun ini, di antaranya adalah mulai kembalinya daya beli masyarakat setelah sempat melambat pada saat gempuran pandemi Covid-19 menghantam dunia dan Indonesia.

Selain itu, lanjut Djonny, ada sebagian perokok yang down shifting dari mengkonsumsi rokok dan tembakau yang harganya premium, ke produk-produk yang harganya lebih ekonomis. Dengan demikian, konsumsi produk ITIC pun turut mengalami peningkatan.

Nah, untuk memaksimalkan kinerja di tahun ini, ITIC disebut Djonny menjalankan sejumlah strategi, mulai dari fokus pada konsistensi mutu (kualitas) produk, menjaga kestabilan harga jual, serta lebih giat dalam pemerataan distribusi produk di pasar eksisting maupun di wilayah baru.

Tak hanya memasarkan produknya di wilayah dalam negeri, ITIC juga memiliki pasar di luar negeri. Dia bilang, untuk menggenjot pasar ekspor, ITIC sudah menyiapkan beberapa produk anyar dan memiliki rencana untuk mencari peluang di negara tujuan ekspor baru.

Baca Juga: Peremajaan Mesin, Indonesian Tobacco (ITIC) Siapkan Capex Rp 25 Miliar di 2022

"Selama dua tahun lebih ini kami tidak bisa bergerak ke luar negeri karena penutupan akses traveling ke negara yang akan dituju, bahkan pengiriman contoh produk rokok dan tembakau pun ikut terkena penutupan akses masuk dari negara negara yang dituju," jelas dia.

Sekarang pintu gerbang yang selama pandemi Covid-19 ini ditutup, sudah mulai terbuka kembali, sehingga ITIC bisa berusaha untuk memperluas lagi pasar ekspor ke berbagai negara.

Sebagai informasi, selama semester I-2022, penjualan ekspor ITIC tercatat sebesar Rp 490,10 juta atau berkontribusi 0,38% terhadap total penjualan perseroan.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU

[X]
×