Reporter: Dian Pitaloka Saraswati | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rupanya tidak kompak dengan indeks Dow Jones dan bursa Asia. Pada pukul 10.00, IHSG yang sempat naik ke posisi 3.157 malah turun tipis ke level 3.133,332 atau turun 0,07%.
Data sektor yang tergabung dalam indeks menunjukkan keragaman. Hanya saja, sektor pertambangan dan perkebunan memberikan sinyal merah dengan tingkat koreksi masing-masing sebesar 1,42% dan 0,31%. Kendati begitu, ada pula sektor yang mengalami kenaikan. Misalnya saja sektor industri dasaryang naik 0,97%, sektor aneka industri yang menanjak 1,26%, dan sektor consumer good, perbankan, dan manufaktur yang kenaikannya tidak melebihi 0,20%.
Sejumlah saham yang menjadi top gainers pagi ini antara lain: PT Indocement (INTP) yang naik 4,37% ke level 19.100, saham PT Tripolyta (TPIA) yang menanjak 12,64% ke 2.450, PT Gudang Garam (GGRM) naik 0,74% dan PT Astra Internasional Indonesia (ASII) naik 0,61% ke Rp 49.700. Dari semua saham yang masuk ke top gainers, saham PT Indomobil Sukses Makmur (IMAS) masih terus menguat 21,47% ke level 5800.
Saham-saham yang menjadi top losers antara lain PT Indo Megah Tambangraya (ITMG) turun 6,62% ke 36.700, PT Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun 1,10% ke 17.900, dan PT Astra Agro Lestari (AALI) turun 0,75% ke level 20.000.
Perdagangan hari ini mencatat, hanya 60 saham naik, 52 yang turun dan 72 saham tidak bergerak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Excel for Business Reporting](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_28012616011400.jpg)