Reporter: Barratut Taqiyyah | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) meroket tajam. Sesaat setelah transaksi perdagangan dibuka, indeks sempat menyentuh level 2.994,87. Para analis menilai, ada kemungkinan IHSG akan menyentuh level 3.000.
Menurut Willy Sanjaya, Analis PT CIC Securities, meski IHSG bisa menyentuh level 3.000, tapi posisinya tidak akan bertahan lama. "Ada banyak sentimen yang bermain. Jadi tidak akan bertahan lama," jelasnya.
Pergerakan IHSG yang menggembirakan itu, lanjut Willy, menandakan bahwa pasar bursa Indonesia masih sangat perkasa. Selain itu, "pasar bursa kita juga sangat diminati investor," tambahnya.
Dia menambahkan, meski sebelumnya indeks sempat melorot, namun kejatuhannya tidak terlalu dalam. "Bandingkan dengan bursa regional lainnya. Bahkan saat ini pertumbuhan indeks kita sudah melampaui Singapura," jelasnya.
Untuk transaksi perdagangan hari ini, Willy merekomendasikan beberapa saham yang menarik untuk di beli. Salah satunya PT Bumi Resources (BUMI). Menurut Willy, harga saham BUMI masih sangat murah dan tidak ikut terpengaruh oleh kenaikan indeks. "Saya juga merekomendasikan untuk membeli saham-saham perbankan," jelasnya.
Catatan saja, pada pukul 11.03, indeks berada di posisi 2.983,793 atau bertambah 22,281 dari level pembukaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News












