kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) serap capex US$ 265,9 juta sepanjang semester I


Kamis, 26 Agustus 2021 / 16:40 WIB
ILUSTRASI. Pekerja beraktivitas di pabrik kertas PT Indah Kiat Tangerang, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (25/8). PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk serap capex US$ 265,9 juta sepanjang semester I-2021. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/kye/16


Reporter: Sugeng Adji Soenarso | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP)  telah serap 88,63% dari total anggaran belanja modal atawa capital expenditure (capex) sepanjang semester I-2021.

Direktur INKP, Kurniawan Yuwono menuturkan sepanjang tahun ini perusahaan menganggarkan capex sebesar US$ 300 juta. Rencana penggunaan capex untuk maintenance, peningkatan kapasitas produksi kertas industri di Serang dan capex lainnya.

"Sampai dengan semester I-2021, kami telah menyerap capex sebesar US$ 265,9 juta," ujarnya kepada Kontan.co.id dalam paparan publik di Jakarta, Kamis (26/8).

Baca Juga: INKP dan TKIM akan membagikan dividen tahun buku 2020

Dengan anggaran capex tersebut, INKP membidik pertumbuhan pendapatan 10% sepanjang tahun ini. Hingga semester I-2021, INKP berhasil membukukan pendapatan sebesar US$ 1,62 miliar. 

Realisasi itu tumbuh 9,45% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$ 1,48 miliar.

Kenaikan pendapatan perusahaan turut mengerek laba bersih INKP menjadi US$ 282,9 juta. Angka tersebut tumbuh 39,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar US$ 203,22 juta.

Selanjutnya: PPKM dilonggarkan, Weha Transportasi (WEHA) optimistis raih kinerja moncer di 2021

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×