kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Imbal hasil unit link saham tak akan semoncer 2014


Rabu, 01 April 2015 / 19:11 WIB
ILUSTRASI. 5 Manfaat Berendam Air Panas untuk Kesehatan.


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Sepanjang tahun ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih bakal memberi return paling besar dibanding portofolio lain. Oleh karena itu imbal hasil dari unit link berbasis equity pun diramal masih akan paling besar memberikan keuntungan.

Analis Infovesta Viliawati mengatakan, potensi IHSG yang masih positif akan  mendorong penempatan dana investasi unit link di reksadana saham yang masih lebih besar ketimbang unit link berbasis pendapatan tetap, pasar uang, maupun campuran.

Namun bukan berarti kinerja IHSG bukan tanpa tantangan. Viliawati menilai fluktuasi pasar modal di tahun ini bakal lebih tinggi ketimbang di 2014.
Bahkan return dari portofolio berbasis equity tahun ini diprediksi tidak akan setinggi capaian  tahun lalu yang menembus lebih dari 20%. "Kemungkinan selisih return dari equity dan obligasi pun akan lebih kecil tahun ini," kata dia, Rabu (1/4).

Hal itu terjadi karena investor tidak seoptimis tahun lalu, sehingga berpengaruh terhadap pergerakan pasar modal sampai tutup tahun 2015. Sejalan dengan hal ini, return dari unit link berbasis saham pun diperkirakan tak setinggi tahun kemarin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×