kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

IHSG terperosok ke 5.988 setelah koreksi lima hari


Selasa, 14 November 2017 / 16:35 WIB


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terperosok kembali ke bawah 6.000 pada perdagangan Selasa (14/11). IHSG turun 33,16 poin atau 0,55% ke level 5.988,29 pada akhir perdagangan. Ini adalah penurunan hari kelima berturut-turut bagi IHSG

Sebanyak 212 saham melemah, 126 saham menguat, dan 109 saham bergerak mendatar. Penurunan indeks ini terseret oleh volume transaksi 12 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 7,31 triliun.
 
Saham PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) menjadi saham dengan penurun terbesar pada indeks LQ45. Saham yang baru saja keluar dari MSCI Global Standard Index ini merosot 12,45%. Emiten yang juga baru saja keluar dari indeks yang sama, yakni PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) pun mencatat penurunan 7,11% dan PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) menyusul dengan penurunan 4,72%.

Di sisi lain, sejumlah saham terus mencatat kenaikan. Saham sejuta umat PT Bumi Resources Tbk (BUMI) melonjak 12%. Harga saham emiten properti PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) naik 5,25%, dan harga saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) naik 3,11%.

Investor asing mencatatkan penjualan bersih Rp 456,12 miliar di pasar reguler dan Rp 723,6 miliar di seluruh pasar.

Di pasar reguler, saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) tercatat sebagai saham dengan penjualan bersih asing terbesar, Rp 122,5 miliar, disusul oleh saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Rp 77,2 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 77 miliar.

Sedangkan pembelian bersih asing masih ada pada saham PT Astra International Tbk (ASII) Rp 42,7 miliar, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) Rp 32,7 miliar, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 25,5 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×