kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

IHSG tergelincir 0,85% ke 6.103 di akhir perdagangan sesi I hari ini


Kamis, 21 November 2019 / 12:08 WIB
ILUSTRASI. Pegawai melintas di depan layar pergerakan harga saham di BEI.


Reporter: Herlina KD | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melorot 51,06 poin atau 0,85% ke 6.103,04 pada akhir perdagangan sesi I hari ini Kamis (21/11).

Sebanyak 118 saham naik, 231 saham turun dan 150 saham tak bergerak.

Hanya satu sektor saham yang selamat ke zona hijau yakni sektor perkebunan yang naik 0,16%.

Sementara sembilan sektor saham lainnya masuk zona merah.

Sektor-sektor saham dengan pelemahan terdalam adalah sektor industri dasar yang turun 1,89%, sektor manufaktur turun 1,17% dan sektor infrastruktur turun 0,91%.

Baca Juga: IHSG dibuka memerah pada awal perdagangan hari ini

Total volume perdagangan saham di bursa hingga siang ini mencapai 4,15 miliar saham dengan total nilai Rp 2,44 triliun.

Top losers LQ45 hingga siang ini adalah:

1. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) (-6,44%)
2. PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) (-4,81%)
3. PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) (-4,53%)

Top gainers LQ45 hingga siang ini adalah:

1. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) (2,98%)
2. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) (2,48%)
3. PT Indika Energy Tbk (INDY) (1,6%)

Investor asing mencatatkan penjualan bersih Rp 241,78 miliar di seluruh pasar.

Baca Juga: Simak rekomendasi saham Profindo Sekuritas untuk perdagangan Kamis (21/11)

Saham-saham dengan penjualan bersih terbesar asing adalah PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) Rp 40,1 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 27,6 miliar dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 25 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×