kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

IHSG Naik 2,49% ke 6.539 di Sesi I, Ini Saham Pilihan untuk Sesi Kedua Rabu (5/3)


Rabu, 05 Maret 2025 / 12:49 WIB
IHSG Naik 2,49% ke 6.539 di Sesi I, Ini Saham Pilihan untuk Sesi Kedua Rabu (5/3)
ILUSTRASI. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan sesi pertama Rabu (5/3) dengan menguat 2,49% ke posisi 6.539,15. (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Yuliana Hema | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan sesi pertama Rabu (5/3) dengan menguat 2,49% ke posisi 6.539,15. Penguatan ini sejalan dengan indeks bursa di regional Asia lainnya. 

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus mencermati, penguatan ini terjadi setelah ada pernyataan dari Menteri Perdagangan Amerika Serikat (AS) Howard Lutnick. 

Lutnick menyarankan pemerintah Donald Trump untuk mengurangi jumlah tarif yang telah memicu aksi jual secara global. Lutnick pun mengisyaratkan adanya kompromi dengan Kanada dan Meksiko. 

Baca Juga: IHSG Menguat di Sesi Pertama, Begini Proyeksinya hingga Tutup Perdagangan Rabu (5/3)

"Dari Asia, pasar merespons hasil rapat parlemen tahunan China yang menetapkan target pertumbuhan PDB 2025 sekitar 5% dan menguraikan langkah-langkah stimulus untuk ekonomi," jelas Nico dalam riset, Rabu (5/3). 

Langkah tersebut diambil seiring dengan adanya perselisihan perdagangan dengan AS. Nico menilai target tersebut memberikan indikasi China berencana untuk mengadopsi lebih banyak kebijakan. 

"Kebijakan yang memacu konsumsi domestik dan meningkatkan pengembangan kecerdasan buatan (AI) guna mencapai target pertumbuhan nasional," tulisnya. 

Untuk perdagangan perdagangan sesi kedua ini, Pilarmas Investindo Sekuritas merekomendasikan beli PNLF dengan support dan resistance di kisaran Rp 310–Rp 344.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×