kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

IHSG naik 0,24% ke 6.008,4 pada sesi I, net sell asing Rp 274,296 miliar


Jumat, 23 April 2021 / 11:55 WIB
ILUSTRASI. Karyawan mengamati pergerakan harga saham di Jakarta,


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu ke zona hijau pada perdagangan sesi pertama, Jumat (23/4). Mengutip RTI, indeks naik 0,24% atau 14,227 poin ke level 6.008,411.

Tercatat 253 saham turun, 195 saham naik, dan 168 stagnan. Dengan total volume perdagangan 11,2 miliar saham dengan nilai transaksi capai Rp 5,1 triliun.

Saham industri dasar memimpin kenaikan 0,61%. Sementara sektor infrastruktur paling dalam penurunan 0,52%.

Saham-saham top gainers LQ45:

- PT Astra International Tbk (ASII) naik 2,75% ke Rp 5.600

- PT Adaro Energy Tbk (ADRO) naik 2,56% ke Rp 1.200

- PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) naik 2,25% ke Rp 3.180

Baca Juga: IHSG dibuka melemah, cermati pergerakan saham GJTL, ASII, dan TOWR pada hari ini

Saham-saham top losers LQ45:

- PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) turun 2,94% ke Rp 1.650

- PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) turun 1,34% ke Rp 9.175

- PT XL Axiata Tbk (EXCL) turun 0,97% ke Rp 2.040

Aksi jual asing menahan laju IHSG lebih tinggi. Di pasar reguler, net sell asing Rp 247,921 miliar dan Rp 274,296 miliar keseluruhan market.

Saham-saham paling banyak dilego investor asing adalah PT Triputra Agro Persada tbk (TAPG) Rp 292,7 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 86,3 miliar, dan PT Bank Tabungan Negara Tb (BBTN) Rp 57 miliar.

Saham-saham paling banyak diburu investor asing adalah PT Astra International Tbk (ASII) Rp 101,2 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 95,7 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 27,2 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×