kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

IHSG menguat disokong sentimen eksternal, simak prediksi analis untuk besok


Selasa, 11 Juni 2019 / 17:39 WIB

IHSG menguat disokong sentimen eksternal, simak prediksi analis untuk besok

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan penguatan sebelum libur lebaran pada hari ini, Selasa (11/6). Meski sempat turun hingga ke level 6.255 pada hari ini, indeks kembali menunjukkan penguatan jelang penutupan di sesi I hingga menyentuh level 6.305 sampai perdagangan ditutup.

Penguatan indeks pada hari ini sebesar 0,26% dibandingkan ketika awal perdagangan dimana IHSG berada di level 6.286. 


Analis Jasa Utama Sekuritas Chris Apriliony menyebut menghijaunya indeks pada hari ini masih dipengaruhi oleh beberapa sentimen. “Ekspektasi pasar agar The Fed dan Bank Indonesia menurunkan suku bunga membuat dana asing masih mencatatkan net buy,” kata Chris kepada Kontan.co.id, Selasa (11/6).

Asal tahu saja, sepanjang perdagangan hari ini, asing melakukan aksi beli sebesar Rp 232,9 miliar di pasar regular. Sedangkan di semua pasar, aksi beli asing tercatat mencapai Rp 241,4 miliar. 

Dalam sehari, volume transaksi mencapai 11,6 miliar saham dengan nilai turnover mencapai Rp 8,1 triliun. Sepanjang hari, frekuensi penawaran saham terjadi sebanyak 475.838 kali.

Meski sempat menurun, Chris menyebut hal itu lumrah. Ia menyebut secara teknikal terdapat pola koreksi yang akan terjadi pada hari ini. “Masih tertolong karena sentimen belinya cukup kuat,” tambah Chris.

Sedangkan analis MNC Sekuritas Herditya Prasetya mengatakan pergerakan IHSG pada hari ini juga dipengaruhi oleh sentimen dari luar negeri. Herditya menyebut, kesepakatan Amerika Serikat untuk menangguhkan tarif impor dari Meksiko membuat kondisi market secara global cenderung kondusif.

Untuk perdagangan esok hari, baik Chris maupun Herditya mengatakan bahwa indeks masih berpotensi menguat meski terbatas. “Penguatan IHSG terbatas saja seiring dengan pelanjutan penutupan gap yang terjadi,” sebut Herditya, Selasa (11/6). 

Meski berpotensi terkoreksi, namun penurunan yang terjadi tidak akan terlalu dalam.

Chris memperkirakan pada perdagangan esok hari IHSG masih akan menguat.

Ia memproyeksikan pada perdagangan besok Rabu (12/7), IHSG akan bergerak pada level support 6.280 dan level resistance 6.340. 

Sedangkan Herditya menyebut, IHSG juga dapat mengalami penguatan di level 6.200 untuk support dan level 6.350 untuk resistance.

Untuk rekomendasi saham, Herditya merekomendasikan para investor untuk mencermati saham ERAA, AKRA, BNLI dan MEDC. 

Sedangkan Chris merekomendasikan para investor untuk mencermati saham ERAA, MAPI dan BBCA.


Reporter: Aloysius Brama
Editor: Herlina Kartika

Video Pilihan

Tag

Close [X]
×